SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal di kawasan Terowongan Nur Mentaya, Jalan Tjilik Riwut, tepatnya di depan Stadion 29 Nopember Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berujung duka.
Pengendara sepeda motor yang terlibat dalam insiden tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka serius.
Peristiwa terjadi pada Jumat malam (16/1/2026 ). Saat itu, korban yang mengendarai sepeda motor melaju di jalur utama kawasan stadion.
Diduga kehilangan kendali, motor yang dikendarainya oleng dan menghantam sebuah mobil yang terparkir di bahu jalan.
Dayat, salah seorang pengendara yang melintas di lokasi, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia melihat kondisi pascakejadian ketika warga mulai berkumpul di sekitar lokasi.
“Saya lewat kawasan stadion, orang-orang sudah ramai. Ternyata motor menabrak mobil yang parkir. Motornya hancur dan korbannya seorang pria,” ujarnya
Menurut keterangan warga di sekitar lokasi, korban sempat tergeletak di badan jalan dengan kondisi luka serius.
Warga langsung memberikan pertolongan awal dan menghubungi ambulans untuk mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan.
Namun, berdasarkan informasi lanjutan, korban yang diketahui merupakan seorang pelajar SMA di Sampit tersebut akhirnya meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.
Informasi dihimpun, kecelakaan diduga dipicu hilangnya kendali kendaraan sebelum menabrak mobil yang terparkir.
Tidak menutup kemungkinan, faktor kecepatan dan jarak pandang di kawasan terowongan turut memengaruhi insiden tersebut.
Kerusakan cukup parah terlihat pada sepeda motor, terutama di bagian depan. Benturan keras menyebabkan motor ringsek, sementara mobil yang ditabrak mengalami kerusakan pada bagian belakang.
Kecelakaan sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat karena lokasi berada di jalur padat kendaraan, terutama pada malam hari. Warga dan pengguna jalan berinisiatif mengatur lalu lintas hingga situasi kembali normal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum merilis keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun hasil penyelidikan penyebab kecelakaan.
Insiden ini, meski menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama di kawasan ramai dan ruas jalan yang kerap digunakan sebagai lokasi parkir kendaraan. (oes)
Editor : Slamet Harmoko