Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pengunjung Kejang di Pembukaan Sampit Expo Membaik dan Memilih Pulang

Heny Pusnita • Kamis, 8 Januari 2026 | 20:10 WIB

EVAKUASI: Petugas keamanan saat mengevakuasi Tasya (21) ke Ambulans untuk mendapat pertolongan pertama. (Heny/Radar Sampit)
EVAKUASI: Petugas keamanan saat mengevakuasi Tasya (21) ke Ambulans untuk mendapat pertolongan pertama. (Heny/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Insiden seorang pengunjung perempuan yang mengalami kejang-kejang di malam pembukaan Sampit Expo, Rabu (7/1) malam, sempat menyita perhatian pengunjung lain.

Peristiwa itu terjadi di jalur keluar Stadion 29 November, usai konser Juan Reza, di tengah padatnya arus pengunjung yang meninggalkan lokasi acara.

Perempuan tersebut diketahui bernama Tasya (21). Ia mendadak mengalami kejang sekitar pukul 22.40 WIB dan langsung dilarikan ke Puskesmas Baamang II untuk mendapatkan penanganan medis.

Tenaga kesehatan yang bertugas di area Sampit Expo, drg Winanti Ratri Prawitasari, menjelaskan bahwa kondisi Tasya sudah membaik saat tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Pasien sudah tidak kejang-kejang lagi saat sampai di IGD, dalam keadaan sadar. Saat ditanya, yang bersangkutan mengaku belum makan sebelum berangkat dari rumah dan sempat mengeluh perut sakit,” ujarnya, Kamis (8/1).

Setelah mendapatkan penanganan awal, Tasya memilih pulang atas permintaan sendiri sekitar pukul 23.00 WIB di hari yang sama.

Namun, proses evakuasi sempat mengalami kendala. Ambulans yang bersiaga di depan Gedung Futsal Indoor tidak bisa segera bergerak keluar karena kepadatan pengunjung yang bersamaan membubarkan diri dari Stadion 29 November. Posisi ambulans berada di dalam area stadion, sehingga terjebak arus massa.

“Ambulans stand by di dalam area, tapi tidak bisa keluar karena padatnya pengunjung. Selain itu, jaringan komunikasi juga sempat terganggu akibat lonjakan sinyal, sehingga petugas sulit dihubungi,” jelas Winanti.

Pantauan Radar Sampit, Tasya yang mengalami kejang sempat dibawa ke salah satu stan, tepatnya di depan stan DSDABMBKPRKP Kotim, untuk mendapatkan pertolongan awal.

Sejumlah warga yang berupaya mencari tenaga medis sempat kesulitan karena padatnya pengunjung dan gangguan jaringan komunikasi.

“Sudah mencoba menghubungi tenaga medis, tapi tidak tersambung. Pasien sempat menunggu sekitar 10 menit di stan sambil mencari bantuan. Untungnya ada petugas TNI dan Polri yang membawa handy talky, sehingga evakuasi bisa cepat dilakukan,” ujar salah satu pegawai stan DSDABMBKPRKP Kotim yang turut membantu proses evakuasi.

Insiden ini menjadi perhatian tersendiri di tengah meriahnya pembukaan Sampit Expo, sekaligus menjadi evaluasi penting terkait kesiapsiagaan medis dan akses evakuasi di tengah kepadatan pengunjung acara besar. (hgn)

 
 
 
Editor : Slamet Harmoko
#perempuan #sampit expo #pembukaan #kejang