Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kronologi Lengkap Pembunuhan Anak Politisi PKS, Korban Sempat Melawan Meski Akhirnya Tumbang

Slamet Harmoko • Selasa, 6 Januari 2026 | 11:37 WIB

Ilustrasi pembunuhan (DokJawaPos.com)
Ilustrasi pembunuhan (DokJawaPos.com)

Radarsampit.jawapos.com – Polda Banten mengungkap kronologi lengkap pembunuhan anak politisi PKS berinisial MAMH (9) yang terjadi di Perumahan BBS 3, Kota Cilegon, Banten. Sebelum ditusuk berkali-kali oleh pelaku berinisial HA, korban diketahui sempat melakukan perlawanan saat memergoki pelaku mencuri di rumahnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Banten, Kombes Pol Dian Setyawan, mengatakan peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada 16 Desember 2025, saat wilayah Cilegon diguyur hujan deras.

“Pelaku merupakan pelaku tunggal yang melakukan pencurian dengan sasaran rumah yang dipilih secara acak,” ujar Dian.

Menurutnya, modus pelaku adalah dengan memencet bel rumah sebanyak tiga hingga empat kali. Jika tidak ada respons dari dalam rumah, pelaku menganggap rumah tersebut kosong dan layak dijadikan target.

Setelah menekan bel sebanyak empat kali dan tidak mendapat respons, pelaku kemudian memanjat tiang di samping pos satpam untuk masuk ke area rumah korban. Waktu kejadian diperkirakan terjadi antara pukul 13.17 WIB hingga 13.42 WIB.

Setelah berhasil masuk, pelaku menuju lorong sebelah kiri dan mencongkel jendela kamar asisten rumah tangga. Aksi pelaku dinilai cukup rapi karena dilakukan dengan persiapan matang.

“Pelaku menggunakan masker, helm full face, sepatu, dan sarung tangan. Ia juga sudah menyiapkan beberapa alternatif rencana,” jelas Dian.

Dari kamar asisten rumah tangga, pelaku masuk ke lantai satu rumah dan menemukan sebuah brankas besar.

Pelaku sempat mencoba membukanya, namun gagal. Ia kemudian naik ke lantai dua dan mendapati korban sedang bermain telepon genggam di atas kasur di salah satu kamar.

Pelaku lalu memberi isyarat agar korban diam dan menanyakan keberadaan ayah korban serta lokasi kunci brankas.

“Korban menjawab ayahnya sedang keluar dan tidak mengetahui letak kunci brankas,” ungkap Dian.

Korban sempat mengatakan bahwa kakaknya yang berada di kamar lain mungkin mengetahui keberadaan kunci tersebut.

Namun, pelaku justru merangkul korban dan membawanya ke kamar utama dengan maksud untuk melakban.

Saat itulah korban melakukan perlawanan. Korban diketahui menendang kemaluan pelaku sebanyak dua kali, serta menendang bagian lutut dan siku.

“Akibat perlawanan tersebut, pelaku langsung menusuk korban,” terang Dian.

Usai melakukan penusukan, pelaku tidak langsung melarikan diri. Ia kembali ke lantai satu untuk mencoba membobol brankas.

Hal ini diperkuat dengan ditemukannya bercak darah di sekitar brankas. Karena kembali gagal, pelaku akhirnya melarikan diri melalui kamar asisten rumah tangga dan melompati pagar rumah.

Meski CCTV di dalam rumah korban tidak aktif, polisi berhasil memperoleh rekaman CCTV dari lokasi lain. Dari rekaman tersebut, pelaku terlihat mengendarai sepeda motor Honda Beat warna biru-hitam, mengenakan helm biru, jaket hitam, celana jeans, dan sepatu safety.

“Pelaku masuk ke rumah korban pada pukul 13.17 WIB dan keluar sekitar 13.42 WIB,” pungkas Dian.

Polda Banten memastikan akan terus mendalami kasus ini guna melengkapi proses penyidikan dan memastikan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. (jpg)

Editor : Slamet Harmoko
#politisi pks #Anak Politisi PKS Dibunuh #pembunuhan #anak