SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Kotim tahun 2026. Bupati Kotim menekankan agar perayaan tahun ini digelar lebih meriah, tertata, dan memberi dampak luas bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kotim, Umar Kaderi, usai rapat koordinasi persiapan kegiatan HUT Kotim yang digelar belum lama ini. Menurutnya, berbagai rangkaian acara telah disusun untuk menyemarakkan pesta rakyat bertajuk Sampit Expo 2026.
“Bupati meminta agar HUT Kotim tahun ini benar-benar meriah, tertata, dan memberi ruang bagi kreativitas lokal agar mampu bersaing secara global,” ujar Umar.
Sampit Expo 2026 mengusung tema “Kreativitas Lokal, Daya Saing Global” dan akan berlangsung selama sepekan, mulai 7 hingga 14 Januari 2026, bertempat di Stadion 29 November Sampit. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pameran pembangunan, pameran produk unggulan daerah, hingga hiburan rakyat.
Beragam agenda telah disiapkan, di antaranya pameran produk unggulan daerah, pameran produk Dekranasda se-Kalimantan Tengah, bazar UMKM, pasar rakyat, bazar kuliner nusantara, festival perahu hias, Festival Habaring Hurung, serta pertunjukan seni dan hiburan rakyat.
Selain itu, panggung hiburan utama akan diisi oleh sejumlah artis nasional. Pada malam pembukaan, Rabu (7/1/2026), artis viral Juan Reza yang dikenal lewat lagu Tabola-Bale dijadwalkan tampil. Selanjutnya, Nasha Aqila akan menghibur pengunjung pada 10 Januari, disusul Juwita Bahar yang tampil pada malam penutupan, 14 Januari 2026.
Pantauan di lapangan, persiapan fisik terus dikebut. Panggung hiburan telah berdiri, sementara tenda-tenda untuk stan SOPD dan UMKM juga mulai terpasang. Masing-masing SOPD tampak mulai mendesain stan mereka agar menarik minat pengunjung.
Tahun ini, Pemkab Kotim menerapkan penataan baru untuk stan SOPD. Jika sebelumnya berada di halaman stadion, kini stan SOPD ditempatkan di sisi jalan arah masuk stadion dengan sistem satu pintu akses. Kebijakan ini bertujuan agar setiap pengunjung diarahkan melewati area stan SOPD sebelum menuju kawasan UMKM dan pasar malam.
“Dengan satu pintu masuk, pengunjung diharapkan dapat melihat langsung program dan inovasi yang ditampilkan SOPD, sehingga pesan pembangunan daerah bisa tersampaikan dengan baik,” jelas Umar.
Pemkab Kotim berharap Sampit Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana promosi potensi daerah, penguatan UMKM, serta momentum kebersamaan masyarakat dalam merayakan HUT Kotim ke-73. Tahun ini, sedikitnya disiapkan 64 stan untuk SOPD dan kecamatan. (yn/sla)
Editor : Slamet Harmoko