Radarsampit.jawapos.com - Teka-teki siapa pelaku pembunuhan sadis satu keluarga di Desa Demung, Kecamatan Besuki, Situbondo hingga kini masih jadi misteri.
Tetangga sekitar rumah almarhumah Suningsih yang tewas dalam keadaan leher tersayat pisau juga bertanya-tanya, siapa pelaku pembunuhan sangat sadis tersebut.
Pembicaraan hangat juga bermunculan di sejumlah warung tak jauh dari rumah korban ketika Jawa Pos Radar Situbondo (grup Radar Sampit), datang langsung ke rumah Suningsih di Desa Demung, Kecamatan Besuki.
Rumah dalam keadaan kosong dan sudah diberi garis polisi. Warga sekitar sulit untuk mendekati rumah tersebut.
“Tidak bisa masuk, dijaga ketat oleh polisi, ini juga ada tim dari Polda Jatim,” ujar salah satu tetangga, tepat di selatan rumah korban yang tidak mau namanya dikorankan, Senin (29/12/2025).
Sementara warga yang berkumpul di sejumlah warung juga banyak yang bertanya-tanya kepastian pelaku dugaan pembunuhan Suningsih dan putrinya.
Sebab sejak penemuan tiga mayat dalam rumah Suningsih, belum ada penjalasan tentang pelaku pembunuhan.
“Ini pelakunya belum diketahui, kalau warga di sini banyak yang mengira pembunuhnya adalah Mohammad Hasyim, suami Suningsih. Tapi, pastinya kurang tahu, keluarga dekat Suningsih juga masih menunggu hasil dari polisi,” ujar salah satu pemilik toko minuman.
“Ceritanya macam-macam, ada juga cerita kalau Hasyim dan istrinya tengkar lalu anaknya datang terus dua-duanya dibunuh, terus pelaku bunuh diri juga,” ucapnya.
Lain lagi cerita yang berkembang bahwa Hasyim dianggap sering menjual aset milik istrinya. Terakhir mau menjual rumah yang ditempati, akhirnya terjadi cekcok tengah malam hingga peristiwa pembunuhan.
“Yang bikin heran, saat kejadian tidak ada tetangga yang dengar teriakan. Padahal rumah berdempetan dengan bapak Suningsih, di depan rumah juga ada rumah tetangga, di samping kanan rumah warga. Itu di belakang rumahnya juga rumah tetangga,” ucapnya.’
Sementara itu, Kapolres Situbondo AKBP Rezi menegaskan, bahwa motif dan pelaku pembunuhan belum bisa dipastikan.
Dia menegaskan isu yang berkembang belum bisa dibenarkan. Sebab, anggota polres dan anggota Polda Jatim masih melakukan penyelidikan.
“Kami dengar juga banyak asumsi bahwa suami (Hasyim) yang melakukan pembunuhan terhadap istri dan anak tirinya. Itu tidak benar, kami belum mengeluarkan pernyataan. Masyarakat diharap tenang dan jangan gampang berasumsi sebelum ada hasil otopsi dan penyelidikan selesai,” tutup Rezi. (jpg)
Editor : Slamet Harmoko