Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Hujan Sampai Malam, Perayaan Tahun Baru Warga Sampit Ambyar

Usay Nor Rahmad • Rabu, 31 Desember 2025 | 21:26 WIB
Suasana jalan di Sampit menjelang pergantian tahun diwarnai hujan deras yang berlangsung lama, Rabu (31/12/2025). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Suasana jalan di Sampit menjelang pergantian tahun diwarnai hujan deras yang berlangsung lama, Rabu (31/12/2025). (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Sampit dan sekitarnya sejak sore hari membuat suasana malam pergantian tahun di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terasa berbeda.

Sejumlah agenda warga untuk merayakan Tahun Baru 2026 pun terpaksa batal.

Seorang warga Sampit, Nayla, mengaku rencana berjalan-jalan bersama teman harus dibatalkan karena hujan tak kunjung reda.

“Hujan, batal agenda jalan-jalan. Cuma bisa di rumah bersama keluarga,” ujarnya, Rabu (31/12 /2025).

Kondisi serupa juga dirasakan warga di Kecamatan Cempaga. Yopi mengatakan hujan turun sejak pukul 15.00 WIB dan hingga pukul 21.00 WIB masih berlangsung cukup lebat.

“Cempaga juga hujan dari jam 15.00 sampai pukul 21.00 masih lebat,” katanya.

Pantauan di sejumlah ruas jalan utama Kota Sampit menunjukkan arus lalu lintas relatif lengang. Tidak tampak keramaian khas malam pergantian tahun.

Sebagian warga memilih bertahan di rumah, berkumpul bersama keluarga di teras sambil memanggang jagung dan menikmati suasana hujan.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah mengeluarkan update peringatan dini cuaca pada Selasa, 31 Desember 2025 pukul 19.10 WIB. BMKG menyebutkan masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Untuk wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, potensi cuaca ekstrem terpantau di Kecamatan Cempaga, Seranau, dan Cempaga Hulu.

Kondisi tersebut diperkirakan dapat meluas ke sejumlah kecamatan lain, termasuk Kota Sampit dan sekitarnya, seperti Baamang, Mentawa Baru Ketapang, Mentaya Hulu, Mentaya Hilir Utara, Mentaya Hilir Selatan, hingga Teluk Sampit.

BMKG juga menyatakan potensi hujan serupa terjadi di sejumlah kabupaten/kota lain di Kalimantan Tengah, antara lain Kabupaten Katingan, Kotawaringin Barat, Pulang Pisau, Kapuas, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Gunung Mas, Murung Raya, Lamandau, Seruyan, Sukamara, serta Kota Palangkaraya.

“Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 22.00 WIB,” demikian keterangan Prakirawan BMKG Kalimantan Tengah dalam rilis resminya.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya risiko pohon tumbang, genangan air, serta gangguan kelistrikan, terutama saat melakukan aktivitas di luar rumah pada malam pergantian tahun. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#perayaan tahun baru #warga kalteng #tahun baru #hujan lebat