Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Innalillahi!!! Pengemudi Ojol di Palangka Raya Meregang Nyawa Ditabrak Ambulans

Dodi Abdul Qadir • Rabu, 31 Desember 2025 | 15:06 WIB
MUSIBAH: Ambulans yang terlibat kecelakaan di kawasan simpang lampu lalu lintas Jalan Seth Adji – Antang Kalang, Palangka Raya mengalami rusak berat di bagian depan. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
MUSIBAH: Ambulans yang terlibat kecelakaan di kawasan simpang lampu lalu lintas Jalan Seth Adji – Antang Kalang, Palangka Raya mengalami rusak berat di bagian depan. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Kematian tragis menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Korban bernama Ahmad, meninggal dunia usai terlibat kecelakaan lalu lintas di kawasan simpang lampu lalu lintas Jalan Seth Adji – Antang Kalang, Rabu (31/12/2025).

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil ambulans Suzuki APV warna abu-abu bernomor polisi KH 9069 JW yang dikemudikan Maramin warga Kecamatan Kahayan Hilir, dengan sepeda motor Honda Beat 110 hitam bernopol KH 3062 YV yang dikendarai korban Ahmad warga Jalan Pantai Cemara Labat II, Kecamatan Pahandut Seberang.

Kasatlantas Polresta Palangka Raya Kompol Egidio Sumilat mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.20 WIB saat arus lalu lintas di lokasi cukup ramai.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan ini merupakan laka lantas ganda dengan posisi benturan depan ke samping,” ujar Kompol Egidio.

Ia menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, ambulans melaju di Jalan Seth Adji dari arah Bundaran Seth Adji menuju Jalan Diponegoro. Setibanya di persimpangan berlampu lalu lintas, sepeda motor korban melintas dari arah depan simpang.

“Karena jarak sudah terlalu dekat, pengemudi ambulans tidak sempat menghindar dan akhirnya menabrak bagian samping kanan sepeda motor,” jelasnya.

Akibat benturan keras tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka serius. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, pengemudi ambulans dilaporkan selamat dan telah dimintai keterangan oleh penyidik Satlantas Polresta Palangka Raya. Polisi juga mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti.

“Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa saksi-saksi serta rekaman di sekitar lokasi kejadian,” imbuh Kompol Egidio.

Sementara, Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya Ipda Amat menambahkan, ambulans tersebut diketahui membawa seorang pasien yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dari Desa Mintin menuju Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei.

“Pada saat kejadian, sopir ambulans tidak menghidupkan sirine dan hanya menyalakan lampu rotator,” tegasnya.

Menurutnya, apabila dalam kondisi darurat seharusnya ambulans mengaktifkan sirine, terlebih saat melintas di persimpangan berlampu merah. Saat kejadian, ambulans diketahui menerobos traffic light yang menunjukkan lampu merah pada jalurnya.

“Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Satlantas Polresta Palangka Raya,” pungkasnya. (daq/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#Peristiwa #musibah #kecelakaan