Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dompet Tipis, Liburan Tetap Asyik: Ikon Jelawat Jadi Andalan Warga Sampit

Yuni Pratiwi Iskandar • Minggu, 28 Desember 2025 | 09:45 WIB


KAWASAN WISATA: Ikon Jelawat menjadi salah satu destinasi favorit warga di Kota Sampit.YUNI/RADAR SAMPIT
KAWASAN WISATA: Ikon Jelawat menjadi salah satu destinasi favorit warga di Kota Sampit.YUNI/RADAR SAMPIT


SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Destinasi wisata yang berada di dalam Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih menjadi primadona warga lokal untuk mengisi libur panjang. Selain mudah dijangkau, biaya yang relatif terjangkau membuat kawasan wisata dalam kota tetap ramai dikunjungi, terutama oleh keluarga.

Salah satu lokasi yang tak pernah sepi pengunjung adalah kawasan Ikon Jelawat Sampit. Kawasan yang berada di bantaran Sungai Mentaya ini tidak hanya ramai pada sore hari, tetapi juga pada pagi hari, khususnya saat akhir pekan dan masa libur sekolah.

Pengunjung cukup membayar biaya parkir untuk menikmati patung Jelawat raksasa yang menjadi ikon Kota Sampit. Dari kawasan ini, pengunjung juga disuguhkan pemandangan Sungai Mentaya yang menjadi daya tarik tersendiri.

Isna, warga Sampit, mengaku hampir rutin melewati kawasan Ikon Jelawat setiap akhir pekan. Ia biasanya berolahraga ringan bersama teman atau keluarga.

“Biasanya saya jogging dari taman kota, lewat Ikon Jelawat, lalu singgah sebentar untuk berfoto, setelah itu lanjut lagi. Kalau pagi suasananya enak, pemandangan sungainya bagus dan sejuk,” ujarnya.

Menurutnya, kawasan tersebut cocok untuk aktivitas santai karena terbuka untuk semua kalangan. Selain berolahraga, banyak warga memanfaatkan Ikon Jelawat sebagai lokasi berswafoto dengan latar Sungai Mentaya.

Tidak jauh dari Ikon Jelawat, tepatnya di sekitar Pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, terlihat deretan perahu wisata susur Sungai Mentaya yang siap mengangkut pengunjung.

Pada momen libur sekolah, perahu-perahu ini menjadi pilihan warga untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Perahu mesin atau klotok tersebut tampil menarik dengan hiasan bendera warna-warni, lampu, dan berbagai aksesori.

Bahkan, beberapa perahu dilengkapi dengan sistem suara sehingga penumpang dapat menikmati perjalanan sambil mendengarkan musik.

Amin, warga Sampit lainnya, mengatakan wisata susur sungai menjadi hiburan sederhana namun berkesan, khususnya bagi anak-anak.

“Dengan Rp50 ribu saja, kami sudah bisa mengajak keluarga berkeliling dari sekitar Ikon Jelawat sampai PPM. Tidak jauh, tetapi anak-anak senang,” katanya.

Ia menilai wisata dalam kota seperti ini perlu terus dipertahankan karena menjadi alternatif rekreasi yang murah, dekat, dan tetap memberikan pengalaman menyenangkan bagi warga Sampit dan sekitarnya. (yn/yit)

Editor : Slamet Harmoko
#wisata #ikon jelawat kotim #sampit #warga sampit #kotim