SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Menjelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru), semua Perusahaan Otobus (PO) yang beroperasi di Terminal Patih Rumbih Sampit menyediakan tambahan unit armada. Pasalnya,jumlah penumpang mulai mengalami peningkatan.
Seperti di PO Bus Djawatan Angkoetan Motor Repoeblik Indonesia (DAMRI) yang awalnya empat armada, akan menambah satu unit armada lagi menjelang libur nataru.
"Armada kami ada 4 unit. Rute ke Banjarmasin 1 unit, rute ke Palangka Raya 2 unit, rute ke Pangkalan Bun 1 unit dan akan ada nambah 1 unit lagi rute ke Lamandau, Biasanya lonjakan penumpang ke Lamandau cukup ramai saat libur Nataru," Admin Tiketing PO DAMRI kata Anggi Enjeliawati, kepada Radar Sampit, Rabu (17/12).
Peningkatan jumlah penumpang juga sudah mulai terlihat mulai pekan ini dan diprediksi akan lebih ramai pekan depan.
"Kami tidak melayani booking seat. Jika ada rencana keberangkatan di tanggal tertentu bisa langsung beli tiket. Bisa rubah jadwal asalkan 6 jam sebelum keberangkatan. Dilihat dari sistem kami, mulai tanggal 20 Desember ke atas sudah terisi separuh kursi. Ada kemungkinan minggu depan jumlah penumpang full seat," ujarnya.
PO DAMRI melayani empat rute Sampit-Palangka Raya dengan tarif Rp 110 ribu, rute Sampit-Banjarmasin dengan tarif Rp 185 ribu, rute Sampit-Lamandau dengan tarif Rp 150 ribu dan rute Sampit-Pontianak dengan tarif Rp 650 ribu.
"Mulai 5 Desember 2025 diberlakukan kenaikan tarif sementara. Rute ke Palangka dan Banjarmasin naik Rp 10 ribu, rute ke Lamandau per 20 Desember naik Rp20 ribu dan rute ke Pontianak per 19-20 Desember 2025 naik Rp 100 ribu jadi Rp 700 ribu," papar Anggi.
Selain itu, PO DAMRI juga melayani rute Sampit - Samuda - Desa Ujung Pandaran. Warga Kotim yang ingin menikmati libur Nataru ke Pantai Ujung Pandaran bisa menggunakan Bus DAMRI.
Anggi menjelaskan, layanan ini bukan komersil, tetapi bus perintis. Ke Samuda hanya Rp 15 ribu dan ke Pantai Ujung Pandaran Rp 25 ribu. Setiap hari melayani keberangkatan dua kali di jam 08.00 WIB dan jam 13.00 WIB.
“Kalau berangkat rombongan, untuk penjemputan juga bisa disesuaikan dengan sopirnya nanti akan dijemput dipinggir jalan. Dan untuk rute ke Parenggean sudah lima bulan tidak beroperasi, rencana Januari 2026 akan kembali beroperasi melayani hingga Tumbang Sangai,” bebernya.
Peningkatan penumpang juga sudah mulai terlihat pekan ini di PO Agung Mulia. Diprediksi akan ramai penumpang hingga awal tahun.
"Per tanggal 15 Desember sudah mulai ramai penumpang. Kemungkinan sampai awal tahun full penumpang. Kalau ada rencana keberangkatan, juga bisa pesan tiket dari sekarang, dengan catatan, apabila tidak datang di hari H akan dipotong 10 persen di pagi hari, siang hari menjadi dipotong 50 persen dan apabila 2 jam sebelum keberangkatan tidak datang maka tiket dianggap hangus," kata Ari Mulyadi, Admin Tiketing PO Agung Mulyadi.
PO Agung Mulia juga menerapkan pemberlakuan tarif tuslah selama libur natal dan tahun baru terhitung per tanggal 15 Desember 2025-7 Januari 2026.
Tiket rute Sampit-Pangkalan Bun dan Sampit-Palangka Raya dikenakan harga dari Rp 140 ribu naik menjadi Rp 150 ribu dan rute Sampit-Banjarmasin dikenakan tarif dari Rp 305 ribu naik menjadi Rp 315 ribu.
"Kenaikannya Rp 10 ribu untuk semua rute. Tarif tuslah hanya sementara sampai 7 Januari 2026. Setelah itu, harga kembali normal," ungkap Agung.
Selama momen libur nataru, PO Agung Mulia menyediakan 4 unit armada dengan kelas Executive berkapasitas 30 seat dengan waktu keberangkatan jam 12 malam.
"Armada yang beroperasi harian ada 2 unit. Mulai 15 Desember nambah dua unit menjadi 4 unit. Selain peningkatan penumpang, pengiriman kargo juga ada peningkatan dari biasanya 5-10 paket per hari meningkat 25-30 paket per hari," ujarnya.
Sementara itu, PO Yessoe memilih tidak menaikan tarif selama libur nataru dan menambah armada dari 10 unit harian menjadi 13 unit per 25 Desember 2025.
"Penambahan unit ini dikarenakan ada peningkatan jumlah penumpang. Mulai 24 Desember 2025 itu sudah full booking. Di tanggal 25 Desember 2025 selain perayaan libur Natal juga ada acara Haul Guru Sekumpul, jadi kami sediakan 4 unit rute ke Banjarmasin, dua unit sudah full booking," kata Kepala Perwakilan PO Yessoe Ayub melalui Admin Tiketing PO Yessoe, Dimas Abdi.
PO Yessoe melayani rute Sampit-Palangka Raya dengan tarif Rp 140 ribu keberangkatan jam 14.00 WIB, keberangkatan jam 20.00 WIB dikenakan tarif Rp120 ribu, keberangkatan jam 21.30 WIB dikenakan tarif Rp200 ribu dan keberangkatan jam 22.30 WIB dikenakan tarif 275 ribu.Rute Sampit-Banjarmasin keberangkatan jam 20.00 WIB dikenakan tarif Rp 250 ribu, keberangkatan jam 21.30 WIB dikenakan tarif Rp 370 ribu, jam 01.00 malam dikenakan tarif Rp 300 ribu.
Rute Sampit - Pangkalan Bun keberangkatan jam 13.00 WIB dikenakan tarif Rp 140 ribu, keberangkatan jam 21.30 WIB dikenakan tarif Rp 200 ribu dan keberangkatan jam 22.00 dikenakan tarif Rp 160 ribu. Rute Sampit - Lamandau keberangkatan jam 22.30 WIB dikenakan dikenakan tarif Rp 155 ribu menggunakan bus excellent.
Pada 4 November 2025 lalu kami juga menambah tiga unit bus baru multi class yang melayani rute ke Palangka Raya dan Banjarmasin dan 2 bus The Sunset Bloom Sleeper melayani rute ke Palangka Raya dan Pangkalan Bun," terang Dimas.
Keramaian penumpang juga terlihat di PO Logos, sejumlah tanggal keberangkatan terutama di tanggal 24 Desember sudah hampir penuh penumpang.
"Sudah ada yang booking tiket dan paling ramai di tanggal 24 Desember sudah hampir penuh," kata Fauzan, Kepala Perwakilan PO Logos Cabang Sampit.
Selama libur Nataru, pihaknya juga menambah 2 unit armada untuk mendukung 8 unit yang selama ini telah beroperasi.Tersedia kelas AC Bisnis berkapasitas 40 seat, kelas Sleeper Sweet Family berkapasitas 30 seat dan kelas Sleeper Grand Sweet berkapasitas 22 seat.
Waktu keberangkatan jam 13.00 WIB rute Sampit-Palangka Raya bus Sleeper, jam 21.00 WIB bus kelas AC bisnis, jam 23.00 WIB rute Sampit-Banjarmasin kelas Sleeper dan jam 00.00 WIB malam rute Sampit-Palangka Raya kelas Grand Sweet. Selama libur nataru kami juga menerapkan tarif tuslah mulai 15 Desember 2025 - 15 Januari 2026,” pungkas Fauzan.
Diungkapkannya, Rute Sampit - Palangka dan Sampit-Pangkalanbun kelas AC bisnis dari Rp 110 ribu naik menjadi Rp 120 ribu dan rute Sampit-Banjarmasin dari Rp 220 ribu naik menjadi Rp 240 ribu. (hgn/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama