SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Kecelakaan lalu lintas yang merenggut dua korban jiwa Desa Patai, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Minggu (14/12) pagi menyisakan duka.
Insiden adu banteng antara truk bak U dan mobil pikap membuat kedua sopir tersebut mengalami luka berat hingga akhirnya meninggal dunia.
Berdasarkan data yang dihimpun, dua orang korban tersebut yakni Budi Santoso (37), warga Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur (Jatim), dan Kadri, warga Kapuas, Kalteng.
Keduanya tewas setelah terhimpit kabin akibat benturan keras. Masyarakat yang melihat kejadian itu langsung memanggil petugas meminta untuk membantu mengevakuasi korban.
Tak lama, petugas TNI, Polri dan SAR pun tiba di lokasi. Sementara, perlu kehati-hatian saat mengevakuasi kedua korban.
Salah seorang petugas yang ikut mengevakuasi menyebut, bahwa Kadri yang merupakan sopir pikap tewas di tempat. Sedangkan Budi Santoso meninggal saat dirawat di Puskesmas setempat.
"Kedua korban meninggal. Satu orang selamat, yakni kernet pikap," kata sumber yang tidak ingin disebutkan namanya itu.
Saat dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Kotim AKP Hariyanto menyebut bahwa insiden tersebut masih dalam penyelidikan Kepolisian. Namun, ia membenarkan adanya dua korban jiwa itu.
"Nanti kalau ada perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan. Saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan," jelas Hariyanto. (sir)
Editor : Slamet Harmoko