Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Belum Ada Sirkuit Standar, Maka Tidak Ada Lagi Road Race di Kotim

Heny Pusnita • Senin, 15 Desember 2025 | 06:00 WIB
Pembalap cilik kelas mini MotoGP turut serta dalam even road race di Taman Kota Sampit, Minggu (14/12).
Pembalap cilik kelas mini MotoGP turut serta dalam even road race di Taman Kota Sampit, Minggu (14/12).

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com- Event Motoprix Kotim Open Race selama dua hari pada (13-14/12) menarik banyak perhatian penonton. Setelah sebelumnya sempat menuai polemik penolakan, balapan ini tuntas digelar dan merupakan yang terakhir di Kota Sampit, selagi tidak adanya sirkuit yang memenuhi standar dari Ikatan Motor Indonesia (IMI).

"Harapan kami, pemerintah daerah bisa mewujudkan penyelesaian sirkuit permanen di Kotim. Karena, tanpa event, tidak akan ada atlet. Kalau sering mengadakan event pasti bisa menemukan atlet yang handal," kata Muhammad Hasbi Assidiqi, selaku panitia penyelenggara event tersebut, Minggu (14/12).

Menurutnya, tak ada alternatif lokasi arena sirkuit lain yang memenuhi standar di Kotim. Sehingga apabila event ingin tetap digelar maka Pemkab Kotim harus bisa menyediakan arena sirkuit road race yang memenuhi standar.

"Sesuai komitmen, kami berjanji event ini terakhir di Taman Kota Sampit. Tidak ada alternatif lokasi lain. Kalau di bundaran aspalnya masih bergelombang, di Jalan Ais Nasution juga tidak memungkinkan dari segi keamanan penonton. Jadi, selama sirkuit permanen belum selesai dibangun, maka tidak ada event roadrace di Kotim," tegasnya.

Diakui Hasbi, pemilihan lokasi Taman Kota Sampit pun sebenarnya dipaksakan dengan pertimbangan ruang penonton lebih luas, badan jalan cukup lebar, aspal mulus tidak bergelombang. Diungkapkannya pula, arena sirkuit di Jalan Jenderal Sudirman km 6 Sampit juga belum memenuhi standar.

“Dari luas track dan panjang track dibuat 1,2 km, sementara standar IMI itu minimal 1,5 km. Di Sirkuit Sabaru Palangka Raya saja panjang track 1,7 km dan Sirkuit Lahat 2,3 km. Kalau di Kotim dipaksakan menggunakan sirkuit di Km 6 juga kami yang akan diberikan sanksi teguran, karena arenanya masih belum memenuhi standar," paparnya.

Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Oktav Pahlevi mengatakan, Pemkab Kotim akan membenahi sirkuit road race di Jalan Jenderal Sudirman paling cepat di tahun 2027.

"Sesuai komitmen, event ini terakhir digelar di Taman Kota Samoit. Untuk itu, Pemkab Kotim akan mempersiapkan pembenahan sirkuit yang sudah ada, dengan meningkatkan sarana dan prasarananya. Kemungkinan sirkuit di Jalan Jenderal Sudirman KM 6 baru bisa digunakan di tahun 2027," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kotim Muhammad Irfansyah tak bisa menanggapi banyak terkait desakan banyak pihak yang menginginkan sirkuit di Jalan Jenderal Sudirman Km 6 agar lekas difungsikan.

"Saya baru menjabat, persoalan sirkuit akan kami pelajari terlebih dahulu. Mana saja sarana dan prasarana yang belum selesai juga masih perlu dibahas lebih lanjut. Namun, yang pasti saya sangat mendukung event ini karena melalui event ini bisa menyalurkan bakat anak muda di Kotim dan luar daerah Kotim," ungkapnya.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kotim Angga Aditya Nugraha juga mengatakan, event akhir pekan tadi digelar untuk menyediakan wadah sekaligus menjaring pembalap berbakat untuk mengikuti Porprov 2026.

"Kotim memang krisis atlet road race under 17 tahun dan alhamdulillah ada peserta dari Kotim usia dibawah 16 tahun. Sehingga paling tidak peserta yang berbakat yang berasal dari Kotim bisa diusulkan mewakili Kotim pada Porprov di Pangkalan Bun tahun 2026," imbuhnya.

Ketua Komite Olaharga Nasional Indonesia (KONI) Kotim Alexius Esliter yang juga menonton jalannya road race kemarin, sependapat event ini bisa bagian dari persiapan menjaring atlet untuk Porprov 2026.

“Kita melihat antusias penonton luar biasa dan bisa dikatakan acara ini sukses tanpa insiden. Harapannya event seperti ini bisa terus dilaksanakan namun ttidak lagi di Taman Kota Sampit dan kita harapkan Pemkab Kotim sediakan arena sirkut yang lebih layak dan memenuhi standar," pungkasnya.(hgn/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#road race #Ikatan Motor Indonesia (IMI) #Taman Kota Sampit #sirkuit #jalan sudirman #Kotawaringin Timur (Kotim) #sampit #Sabaru