NANGA BULIK, Radarsampit.jawapos.com - Intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir membuat jalan Trans Kalimantan poros selatan, khususnya di wilayah Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah ambrol.
Jalan di dekat SP 5 ini tergerus air hingga menciptakan lubang menganga yang cukup lebar di tepian badan jalan. Bahkan sebagian badan jalan terlihat sudah mulai retak dan mengalami penurunan posisi.
Dari Kamis (11/12/2025) pagi hingga sore hari, kondisi lubang semakin melebar, terutama setelah hujan deras.
"Jalan poros, antara simpang SP 3 dan SP 5 Sematu Jaya ada yang longsor, kalau semalaman hujan lagi jalan ini bisa putus," ucap Bonbon, salah satu warga di lokasi.
Melihat kondisi ini, kepada pengendara diimbau, terutama yang bermuatan besar untuk lebih waspada saat melintas. Karena di lokasi gelap tanpa penerangan.
Petugas hanya memberi tanda pelepah sawit dan garis kuning untuk memagari lubang agar tidak dilewati kendaraan.
"Anggota Polsek Sematu Jaya sudah melaksanakan pengecekan dan pemasangan police line di gorong-gorong yang amblas di jalan Poros Trans Kalimantan Desa Purwareja menuju Desa Wonorejo, Kecamatan Sematu Jaya. Para pengendara diimbau berhati-hati saat melintas," kata Kasat Lantas Polres Lamandau, AKP Susanto kepada Radar Sampit.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Perkimtan, Lamandau, Joni Elen mengaku sudah mengetahui kondisi jalan tersebut. Dan pihaknya telah memberikan laporan kondisi jalan rusak ini ke provinsi dan Balai Pelaksana Jalan Nasional.
"Semoga bisa segera dapat penanganan agar kerusakan tidak semakin melebar," harap Joni Elen. (mex/fm)
Editor : Farid Mahliyannor