Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Banjir Rob mulai Melanda Wilayah Pulau Hanaut dan Mentaya Hilir Selatan, sampai Baamang

Usay Nor Rahmad • Minggu, 7 Desember 2025 | 08:45 WIB
Air ROB yang menggenangi pertigaan jalan di kawasan Pasar Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Sabtu (6/12) malam.
Air ROB yang menggenangi pertigaan jalan di kawasan Pasar Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Sabtu (6/12) malam.

Puncak Air Pasang Diperkirakan pada 15 Desember 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Banjir Rob dari kembali melanda wilayah pesisir Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Sabtu malam (6/12/2025).

Pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim menunjukkan dua kecamatan pesisir yang terdampak cukup parah, yakni Kecamatan Pulau Hanaut dan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS).

Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, menyampaikan hingga Minggu (7/12) dua wilayah yang secara resmi melaporkan kondisi banjir rob adalah Desa Babaung (Pulau Hanaut) dan Kelurahan Samuda Kota (MHS).

“Di Desa Babaung, air sudah naik hingga ke badan jalan. Akses menuju Pagatan juga terendam dengan ketinggian sekitar 20–30 sentimeter,” ujar Multazam.

Kondisi serupa terjadi di Kelurahan Samuda Kota. Kawasan Pasar Samuda terendam sehingga aktivitas warga ikut terganggu. Ketinggian air tercatat berada di kisaran 20–30 sentimeter.

Multazam mengatakan, genangan air mulai membatasi aktivitas warga, terutama pada malam hari.

“Jalan-jalan yang tergenang tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua. Untuk roda empat pun sangat terbatas. Tadi malam masih ada yang melintas, tetapi risikonya besar,” jelasnya.

Tidak hanya di pesisir, banjir rob juga mulai merambah wilayah kota, khususnya Kecamatan Baamang dan Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MB Ketapang). Kedua kawasan itu mengalami genangan air di beberapa titik rendah sejak Sabtu malam.

Seorang warga Baamang, Tino, mengaku siaga karena khawatir air naik lebih tinggi.“Kami jaga-jaga khawatir air masuk rumah,” ujarnya.

Warga di sejumlah area juga melaporkan genangan muncul pada rentang waktu pasang tinggi, yakni sekitar pukul 18.00 hingga 22.00 WIB.

Multazam menambahkan, banjir rob mulai muncul sejak 6 Desember dan diperkirakan berlangsung hingga 15 Desember, seiring puncak pasang air laut.

Sebelumnya, BPBD Kotim telah mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat pesisir menyusul peringatan dini dari BMKG mengenai peningkatan ketinggian pasang air laut pada 6–13 Desember 2025.

BPBD mengingatkan warga untuk mengamankan barang-barang penting, menghindari aktivitas di sekitar bantaran sungai, serta tidak beraktivitas di pesisir saat pasang mencapai puncaknya. (oes)

Editor : Agus Jaka Purnama
#Pulau Hanaut #baamang #samuda #mentaya hilir selatan #sampit #banjir rob #bpbd kotim #wilayah pesisir