KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Kekhawatiran warga terhadap meningkatnya kasus pencurian yang melibatkan anak di bawah umur mencuat dalam forum Jumat Curhat Polres Seruyan.
Kegiatan itu digelar di Warung Sambal Ijo, Jalan DI Panjaitan, Kuala Pembuang, Jumat (5/12/2025).
Wakapolres Seruyan Kompol Hendry memimpin dialog, didampingi Kabaglog AKP Nelson Halomoan Purba, Kasat Binmas AKP Eko Muji Hartono, serta sejumlah personel.
Hadir pula tokoh agama, ketua RT, dan perwakilan Kelurahan Kuala Pembuang II.
Hendry menegaskan, Jumat Curhat merupakan ruang komunikasi terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan nyata di lapangan.
”Kami ingin mendengar langsung persoalan di lapangan. Komunikasi dua arah seperti ini penting menjaga sinergi dan keamanan lingkungan,” katanya.
Salah satu aspirasi paling menonjol disampaikan Bahlan, tokoh agama setempat. Ia menyoroti maraknya aksi pencurian yang dilakukan anak di bawah umur.
”Belakangan ini sering terjadi pencurian, dan pelakunya kebanyakan anak-anak. Bagaimana langkah penanganannya ke depan?” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Hendry memastikan setiap kasus tetap diproses sesuai ketentuan hukum meski pelaku masih di bawah umur.
Dia juga mengimbau warga memanfaatkan layanan call center Polri 110 untuk melaporkan gangguan kamtibmas.
Apresiasi terhadap forum tersebut datang dari Ketua RT 18, Anang. Dia menilai dialog rutin seperti ini membantu mempercepat koordinasi dan penyelarasan informasi antara aparat dan masyarakat.
”Kegiatan seperti ini penting. Tugas kami di tingkat RT juga berkaitan dengan keamanan lingkungan. Dengan dialog rutin, kami bisa lebih cepat merespons dan berkoordinasi,” katanya.
Melalui Jumat Curhat, Polres Seruyan berharap kemitraan dengan masyarakat semakin kuat dalam menjaga situasi kamtibmas di Kuala Pembuang tetap kondusif. (rdw/ign)
Editor : Gunawan.