SAMPIT - Suasana malam yang sunyi di Jalan Kembali V, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak tegang, setelah tim penjinak bom Gegana Batalyon B Pelopor Brimob Polda Kalteng, berpakaian lengkap, tiba di kawasan tersebut, pada Senin (1/12) sekitar pukul 10.30 WIB malam.
Tim penjinak bom atau jibom tersebut datang bermaksud mengevakuasi sebuah benda yang dicurigai merupakan geranat yang sebelumnya didapat dari sebuah barak yang sudah lama ditinggal oleh penghuninya. Benda yang diduga geranat itu kini telah diamankan petugas agar tidak membahayakan dan meresahkan warga sekitar.
Muji, saksi sekaligus pemilik barak mengatakan, benda diduga mirip geranat ini pertamakali ditemukan oleh cucunya bernama Alip, saat sedang bermain di dalam barak pada Sabtu (29/11) siang. Alip yang awalnya mengira mainan, kemudian dibawanya keluar.
"Pertamakali yang menemukan benda itu adalah cucu saya. Dia main ke dalam barak dan melihat geranat itu tersimpan di dalam lemari yang ditinggal oleh penguhuninya. Karena dikira mainan, benda yang mirip geranat itu lalu dibawanya keluar hingga dimainkan seperti dilempar ke tanah," kata Muji kepada Radar Sampit, di tempat lokasi kejadi, Selasa (2/12).
Seusai bermain, geranat itu lalu Alip serahkan kepadanya. Muji yang mengira hanyalah mainan biasa kemudian ia simpan di atas lemari yang ada di rumahnya. Kecurigaan terhadap benda itu muncul setelah sang anak yang merupakan anggota Polisi, ada datang ke rumah dan melihat secara langsung dengan benda tersebut.
Sang anak yang terkejut, kemudian memberitahukan bahwa benda tersebut merupakan geranat aktif. Senin (1/12) tepat sekitar pukul 19.00 WIB, Muji melaporkan tentang penemuan itu kepada pihak Kepolisian. Tak lama, petugas jibom berpakaian lengkap langsung melakukan sterilisasi hingga mengevakuasi geranat yang ada di dalam rumah Muji.
"Kalau dilihat, bendanya itu memang mirip sekali dengan geranat. Bentuknya bulat mulus dan memiliki berat hampir setengah kilogram. Warnanya juga cokelat dan sangat berkarat. Benda ini merupakan milik penghuni barak yang mengontrak pada 7 tahun yang lalu. Sekarang, penghuninya sudah meninggal dunia pada Tahun 2017 silam lalu," ungkapnya.
Belum ada keterangan pasti dari pihak Kepolisian tentang penemuan benda diduga mirip geranat itu. Namun, di lokasi, petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti lainnya seperti lemari plastik yang didalamnya terdapat sejumlah benda antik seperti parang, pisau, diduga kuat merupakan milik penghuni barak yang dimaksud.
"Untung saja saat itu cucu saya tidak menarik tuas yang ada di geranat tersebut. Dan pada saat saya amankan di rumah, tuas pada geranat itu masih dalam posisi yang sama dan tidak sempat dilepas dari tempatnya. Yang pasti, geranat yang kami temukan ini merupakan geranat lama, karena sangat bekarat dan berat," bebernya," terangnya. (sir)
Editor : Agus Jaka Purnama