radarsampit.jawapos.com-Konvergensi Udara Picu Cuaca Ekstrem, BMKG: Semua Wilayah Kalteng Harus Waspadaradarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Tjilik Riwut Palangka Raya mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Mulai 29 November hingga 1 Desember 2025, potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang diprediksi merata di hampir semua kabupaten dan kota.
BMKG dalam rilis resminya menyebutkan, daerah perlambatan angin (konvergensi) terpantau terjadi di atmosfer Kalimantan Tengah. Kondisi ini menjadi pemicu utama meningkatnya pertumbuhan awan hujan. Selain itu, kelembapan udara yang cukup basah dan labilitas lokal yang kuat memperbesar potensi terbentuknya cuaca ekstrem.
"Kondisi atmosfer saat ini sangat mendukung pembentukan awan konvektif. Warga di seluruh wilayah Kalteng diminta meningkatkan kewaspadaan," tulis BMKG.
Secara berurutan selama tiga hari ke depan, 14 wilayah berikut berpeluang terdampak hujan lebat beserta petir dan angin kencang:
- Kotawaringin Barat
- Sukamara
- Lamandau
- Kotawaringin Timur
- Seruyan
- Katingan
- Gunung Mas
- Murung Raya
- Barito Utara
- Barito Selatan
- Barito Timur
- Kapuas
- Pulang Pisau
- Kota Palangka Raya
BMKG menyebut cuaca ekstrem dapat berlangsung dalam durasi singkat namun intens, sehingga meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah.
Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang. Fenomena angin puting beliung juga berpotensi muncul akibat kondisi atmosfer yang tidak stabil.
Selain hujan lebat, hujan lokal intensitas tinggi yang datang tiba-tiba juga perlu diwaspadai karena dapat disertai kilat dan angin kencang. (oes)
Editor : Agus Jaka Purnama