Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ular Piton Kunjungi Kafe dan Kandang Ayam

Dodi Abdul Qadir • Rabu, 19 November 2025 | 17:40 WIB
Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya saat melakukan penanganan ular piton yang masuk pemukiman warga.
Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya saat melakukan penanganan ular piton yang masuk pemukiman warga.

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Kehadiran binatang melata di pemukiman warga, kembali membuat Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya turun tangan melakukan evakuasi. Kali ini ada dua lokasi yang didatangi masing-masing seekor Ular Piton. Di bangunan Kafe Kopi Dari Hati di Jalan G Obos Induk, dan kandang ayam warga di Jalan Samratulangi.

Koordinator Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya Sucipto menyampaikan,laporan pertama datang dari karyawan Kafe Kopi Dari Hati di Jalan G. Obos Induk. Mereka dikejutkan dengan keberadaan seekor ular piton sepanjang sekitar 2 meter dengan diameter 2 inci yang menggantung di rusuk atap dapur. Diduga ular tersebut sedang mengintai tikus, namun keberadaannya lebih dulu diketahui pekerja kafe.

Karyawan kemudian melapor kepada pemilik kafe yang langsung menyarankan menghubungi Tim Rescue Damkar.  Sampai di lokasi, tim mencari posisi ular dan berhasil menemukan, kemudian mengevakuasi dengan menggunakan tongkat penjepit khusus.

“Ular itu dimasukan ke karung dan kemudian dilepasliarkan di areal yang jauh dari pemukiman warga,” ujar Sucipto.

Lokasi berikutnya di Jalan Samratulangi. Berawal dari pemilik kandang ayam mendengar suara gaduh dari arah kandang dan menemukan ular piton sepanjang 3 meter dengan diameter sekitar 3 inci menggantung di bawah kandang. Beruntung, kandang ayam yang dibuat sangat rapat, sehingga ular tidak bisa masuk dan memangsa ternak.

Saat Tim Rescue Damkar tiba di lokasi, ular sudah tidak terlihat. Petugas kemudian melakukan pencarian selama sekitar 45 menit di area sekitar kandang. Ular akhirnya ditemukan bersembunyi di tumpukan sisa kayu tak jauh dari lokasi awal penampakan.

Petugas bergerak cepat menjepit ular agar tidak melarikan diri. Setelah berhasil dikuasai, ular kembali dimasukkan ke dalam karung dan dibawa keluar untuk dilepas ke habitat yang jauh dari pemukiman.

“Tim Rescue Damkar mengimbau warga tetap waspada, terutama saat memasuki musim hujan ketika satwa liar lebih sering berpindah tempat mencari makan ataupun perlindungan,” imbuh Sucipto, Rabu (19/11).

Menurutnya, perubahan lingkungan dan curah hujan tinggi turut mempengaruhi pergerakan satwa liar di kawasan perkotaan. Saat kenyang, ular cenderung bersembunyi di tempat lembab dan aman, bahkan bisa di sekitar rumah warga. Namun ketika lapar, hewan tersebut keluar mencari mangsa, termasuk tikus atau bahkan ternak kecil milik warga.

Sucipto juga mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama bagi yang memiliki kandang atau ternak di dekat area semak atau sungai kecil. “Jika menemukan satwa liar seperti ular, segera laporkan ke petugas, jangan mencoba menangkap sendiri,” pungkasnya.(daq/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#kafe kopi #kandang ayam #ular piton #tim rescue damkar palangka raya