PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) telah mencatat kondisi perekonomian Kalteng pada triwulan III tahun 2025, yakni tumbuh sebesar 5,36 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Dalam catatan tersebut, Kepala BPS Kalteng Agnes Widiastuti juga mengungkapkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Kalteng, yakni sebesar 68,40 persen. Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mencapai 3,97 persen.
Dipaparkannya, penduduk usia kerja di Kalteng berjumlah 2.158,25 ribu orang atau meningkat sekitar 31,94 ribu orang dibandingkan Agustus 2024.
Dari penduduk usia kerja tersebut, sekitar 1.476,30 di antaranya merupakan Angkatan Kerja. Jumlah tersebut meningkat sekitar 15,39 ribu orang dibandingkan Agustus 2024.
Kemudian lanjut Agnes, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pada Agustus 2025 sebesar 68,40 persen. Turun 0,31 persen poin dibandingkan Agustus 2024.
Kenaikan TPAK ini terjadi pada penduduk perempuan naik 0,74 persen poin menjadi 50,34 persen. Pada laki-laki, TPAK sebesar 85,26 persen atau turun 1,24 persen poin. TPAK tertinggi di Kalteng ada di Kabupaten Barito Timur yaitu sebesar 77,25 persen.
Diungkapkannya, tidak semua angkatan kerja terserap di pasar kerja. Sebagiannya menjadi pengangguran, yaitu sebanyak 58,61 ribu orang atau setara dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 3,97 persen.
Agnes menegaskan, angka tersebut lebih rendah 0,04 persen poin jika dibandingkan Agustus 2024.
“Jika dilihat menurut jenis kelamin, TPT laki-laki sebesar 3,71 persen atau naik 0,41 persen poin dibandingkan Agustus 2024. TPT Perempuan sebesar 4,43 persen atau turun 0,92 persen poin dibandingkan Agustus 2024,” terangnya.
Dilanjutkannya, apabila dilihat menurut wilayah, TPT perkotaan sebesar 4,17 persen, turun 0,10 persen poin dibandingkan Agustus 2024.
Terjadi penurunan pengangguran pada wilayah perkotaan, sementara pada wilayah perdesaan tidak mengalami perubahan.
Selain itu diungkapkan pula, menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan TPT terendah sebesar 2,56 persen terdapat pada penduduk berpendidikan SD ke bawah. Sementara TPT tertinggi sebesar 5,82 persen pada jenjang pendidikan SMA.
Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Tengah TPT tertinggi berada di Kota Palangka Raya sebesar 5,23 persen.
Sementara itu jumlah penduduk bekerja sebanyak 1.417,68 ribu orang, bertambah sekitar 15,41 ribu dari Agustus 2024.
Dari jumlah penduduk bekerja terdapat 68,53 persen pekerja penuh, pekerja paruh waktu 25,51 persen dan setengah pengangguran 5,97 persen.
Sebagian besar penduduk bekerja sebagai Buruh/karyawan/pegawai (45,84 persen) dan hanya 2,48 persen yang bekerja dengan status Pekerja bebas di pertanian. Proporsi penduduk yang bekerja pada kegiatan informal cenderung mengalami peningkatan
Agnes juga memaparkan, tiga lapangan usaha yang menyerap tenaga kerja paling banyak adalah Sektor Pertanian, sebesar 33,02 persen (468,19 ribu orang), disusul oleh Sektor Perdagangan sebesar 16,48 persen (233,70 ribu orang) dan Pertambangan dan Penggalian sebesar 10,69 persen (151,53 ribu orang).
“Peningkatan penyerapan tenaga kerja terbanyak pada sektor Pertambangan (15,09 ribu orang), Perdagangan (10,12 ribu orang), dan Industri Pengolahan (5,86 ribu orang),” pungkasnya. (daq/gus)
Editor : Slamet Harmoko