SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Warga di Kelurahan Kuala Kuayan Seberang, Kecamatan Mentaya Hulu, digemparkan oleh kabar hilangnya seorang nenek bernama Masliun (83). Ia diduga tenggelam di Sungai Mentaya, Sabtu (15/11/2025).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur, Multazam, membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, laporan hilangnya korban diterima setelah keluarga tidak menemukan keberadaan sang nenek di rumah.
“Korban atas nama Masliun, diperkirakan berusia sekitar 80 tahun. Beliau tinggal bersama anaknya, Dijah, serta dua cucunya, Kiki dan Temi,” ujar Multazam.
Peristiwa itu bermula saat anaknya, Dijah, berangkat memancing di belakang rumah sekitar pukul 09.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Ketika kembali, ia mendapati pintu rumah terbuka. Kedua cucunya masih tertidur, namun sang nenek tidak berada di dalam rumah.
Upaya pencarian langsung dilakukan keluarga dan warga sekitar. Hasil pemeriksaan di sekitar rumah menunjukkan adanya pakaian korban berada di tangga dekat tepian sungai, serta jejak yang diduga bekas geseran tubuh di lumpur.
“Ada tanda-tanda yang mengarah bahwa beliau turun ke Sungai Mentaya. Mengingat kondisi korban yang sudah tidak bisa berjalan normal, ditemukan bekas seperti geseran atau ngesot di area lumpur,” jelas Multazam.
Pencarian telah dilakukan di sekitar rumah dan wilayah daratan, namun korban tidak ditemukan. Dugaan sementara, korban tenggelam antara pukul 12.00 hingga 14.00 WIB.
Tim BPBD Kotim bersama warga bergerak untuk melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam pencarian. Pihak BPBD mengimbau warga yang berada di sepanjang aliran Sungai Mentaya untuk waspada dan segera melapor jika melihat tanda-tanda keberadaan korban. (oes)
Editor : Slamet Harmoko