PALANGKA RAYA – Korps Brimob Polri dinilai memiliki posisi dan peran strategis. Bukan hanya menangani kejahatan berintensitas tinggi, tetapi juga menjadi garda depan dalam setiap keadaan darurat, mulai dari banjir, karhutla, hingga musibah kemanusiaan.
Hal itu disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran saat menghadiri Syukuran Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri di Mako Satbrimob Polda Kalteng, Palangka Raya, Jumat (13/11/2025).
Menurut Agustiar, tema ”Brimob Presisi untuk Masyarakat” mencerminkan tekad kuat pasukan elite Polri tersebut untuk terus memperkuat profesionalisme, respons cepat, dan transparansi dalam pelayanan publik.
Di Kalteng, lanjutnya, Brimob memegang peran strategis dalam operasi kepolisian maupun penanganan kebencanaan.
”Korps Brimob untuk terus meningkatkan profesionalisme, responsivitas, serta transparansi berkeadilan dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada publik,” tuturnya.
Lebih jauh Agustiar menyebut, Brimob juga memiliki peran penting dalam pengamanan pilkada, penjagaan objek vital negara, hingga operasi kemanusiaan.
”Saya menilai hal itu mencerminkan filosofi Brimob, yakni setia, berani, ikhlas,” katanya.
Gubernur berharap Brimob terus diberi kekuatan dan kemampuan untuk menjadi Bhayangkara Negara yang profesional, modern, dan terpercaya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi Brimob dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan pembangunan daerah.
”Mari jadikan momen HUT ke-80 ini sebagai tonggak semangat baru untuk membangun Kalteng yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh rakyat,” kata Agustiar.
Agustiar menambahkan, Brimob diharapkan terus menjadi garda terdepan keamanan sekaligus pilar pengabdian sosial bagi masyarakat.
Terus bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap kondusif di seluruh Kalimantan Tengah.
Sementara itu, dalam amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, HUT ke-80 Korps Brimob merupakan momen refleksi perjalanan panjang pengabdian Brimob kepada bangsa.
Sebuah bukti nyata semangat juang, kesetiaan, dan pengorbanan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Amanat itu juga menegaskan bahwa Brimob bukan hanya penjaga keamanan, tetapi kekuatan sosial yang hadir membantu masyarakat melalui berbagai program nyata, mulai dari ketahanan pangan, makanan bergizi gratis, hingga aksi kemanusiaan seperti donor darah, operasi katarak, bedah rumah, dan penyediaan air bersih.
Brimob telah menjadi tumpuan menghadapi beragam tantangan nasional, dari konflik hingga bencana alam, bahkan operasi internasional yang mengharumkan nama Indonesia.
”Keberanian sejati bukan tanpa rasa takut, tetapi ketika pengabdian melampaui rasa takut itu sendiri,” kata Iwan Kurniawan. (daq/ign)
Editor : Gunawan.