NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com – Suasana ceria mewarnai MIN 1 Bulik dan SMPN 1 Bulik ketika ratusan siswa menyambut kedatangan Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra. Tidak hanya melakukan kunjungan, Bupati datang dengan membawa seragam gratis untuk para siswa.
Anak-anak MIN sampai mengepung sang Bupati demi meminta tanda tangan. Bak menyambut seorang artis.
”Pendidikan adalah salah satu prioritas utama dalam visi misi kami. Kami ingin pendidikan di Kabupaten Lamandau semakin berkualitas, sehingga anak-anak dapat belajar dengan semangat dan nyaman,” ujar Rizky dalam sambutannya.
Dia berharap pembagian seragam ini dapat meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak.
Pemkab Lamandau juga menargetkan bantuan seragam dapat diberikan setiap tahun sebelum tahun pelajaran baru dimulai.
”Harapan kami, orang tua atau wali murid tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun untuk seragam anak-anaknya. Kami akan mengupayakan semaksimal mungkin untuk mewujudkan hal tersebut,” tegasnya.
Selain membagikan seragam, Pemkab Lamandau memberikan hibah senilai Rp300 juta kepada MIN 1 Lamandau untuk meningkatkan sarana dan prasarana sekolah agar proses belajar mengajar semakin optimal.
Dalam kesempatan itu, Bupati termuda se-Kalimantan tersebut juga berdialog dengan para siswa. Ia memberikan motivasi agar generasi muda Lamandau tumbuh menjadi pribadi sukses.
”Jangan melawan guru, mari hormati guru-guru kita yang telah mendidik dan membimbing kita. Teruslah belajar dengan tekun untuk masa depan yang lebih baik,” pesannya.
Bupati turut mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba dan minuman keras.
”Hanya ada dua pilihan ketika terlibat penyalahgunaan narkoba. Kalau tidak masuk penjara, ya mati. Sebab itu, jangan pernah sekali-kali ataupun coba-coba. Belajar saja yang baik untuk meraih cita-cita kita,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lamandau, Abdul Kohar mengatakan, tahun ini Pemkab Lamandau membagikan lebih dari 2.000 setel seragam untuk siswa kelas 1 SD/MI dan lebih dari 1.500 setel untuk siswa kelas VII SMP/MTs di seluruh kabupaten.
Setiap siswa menerima satu paket lengkap berisi baju, celana/rok, topi, dasi, kaos kaki, dan ikat pinggang.
Program ini diharapkan dapat membantu keluarga agar dapat lebih fokus memenuhi kebutuhan pendidikan anak, sekaligus memastikan tidak ada lagi siswa yang putus sekolah karena alasan ekonomi.
Pemkab Lamandau menegaskan komitmennya menjadikan pendidikan sebagai investasi jangka panjang melalui berbagai program inovatif dan berkelanjutan.
Melalui bantuan seragam gratis, semangat belajar siswa di Kabupaten Lamandau diharapkan semakin meningkat. (mex/ign)
Editor : Gunawan.