Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Praktik Edan Narkoba Puntun Terbaru, Ada Loket Sabu dan Sewa Bong, Sejumlah Warga Siapkan Tempatnya

Dodi Abdul Qadir • Sabtu, 8 November 2025 | 11:15 WIB
HASIL OPERASI: Petugas BNNP Kalteng bersama ormas dan Polri menemukan sejumlah barang bukti terkait peredaran narkoba di kawasan Puntun, Jumat (7/11/2025).
HASIL OPERASI: Petugas BNNP Kalteng bersama ormas dan Polri menemukan sejumlah barang bukti terkait peredaran narkoba di kawasan Puntun, Jumat (7/11/2025).

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Status ”kampung narkoba” belum bisa dilepaskan dari kawasan Puntun, Palangka Raya.

Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng bersama ormas dan Polri menemukan aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut, mulai dari loket penjualan sabu hingga bong siap pakai yang disewakan Rp10 ribu.

Fakta itu terungkap dalam razia hingga tes urine yang digelar Jumat (7/11). Petugas menemukan belasan alat isap sabu siap pakai, ratusan sedotan, serta plastik klip kecil.

Bahkan di salah satu rumah, mereka mendapati loket penjualan sabu lengkap dengan tulisan ”sewa bong Rp10 ribu.” Beberapa rumah warga diketahui menyediakan bong sabu untuk digunakan di tempat.

Saat operasi berlangsung, petugas sempat terlibat kejar-kejaran dengan sejumlah warga yang berusaha melarikan diri.

Plt Kepala BNNP Kalteng Kombes Pol Ruslan Abdul Rasyid mengatakan, kegiatan itu merupakan penyisiran terhadap aktivitas penyalahgunaan narkotika di kawasan Puntun.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan banyak rumah yang menyediakan alat isap sabu (bong) dan tempat bagi pengguna untuk mengonsumsi barang haram tersebut.

”Ke depan, hal ini harus dicegah agar tidak semakin merajalela dan menjadi sarang menikmati sabu. Kegiatan seperti ini ilegal, bertentangan dengan hukum, dan membuat masyarakat resah. Stigma Puntun sebagai kampung narkoba harus dihilangkan,” tegasnya.

Ruslan menambahkan, lima orang diamankan setelah hasil tes urine mereka positif narkotika.

”Kami lakukan asesmen, baik pengguna di lokasi maupun di luar. Aktivitas peredaran dan penggunaan narkoba masih ada di kawasan ini. Ini menjadi tugas kita bersama agar Puntun benar-benar bebas dari narkoba,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) Sadagori Henoch Binti mengingatkan seluruh warga Puntun untuk bersatu memerangi narkoba dalam bentuk apa pun.

Menurut jurnalis senior Kalteng ini, sebagian besar masyarakat Puntun sebenarnya menolak keras keberadaan narkoba dan para pengedarnya. Namun, banyak warga memilih diam karena takut.

”Banyak yang tidak suka, tapi mereka tidak berani bersuara. Karena itu, mari bersama-sama kita perangi narkoba. Berkat pertolongan Tuhan, kita pulihkan Pontun agar tidak disebut kampung narkoba lagi,” kata pria yang akrab disapa Ririn Binti tersebut. (daq/ign)

Editor : Gunawan.
#PALANGKA RAYA #peredaran sabu #bnnp kalteng #puntun kampung narkoba