Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Diterjang Angin Kencang, Atap Minimarket Terbang dan Nangkring di Rumah Warga

Usay Nor Rahmad • Kamis, 6 November 2025 | 16:55 WIB
Atap Minimarket yang terbang diterpa angin kencang masih berada di atas bangunan rumah milik warga Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kamis (6/11/2025).
Atap Minimarket yang terbang diterpa angin kencang masih berada di atas bangunan rumah milik warga Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kamis (6/11/2025).

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Dampak angin kencang yang menerjang Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (6/11/2025) siang begitu dahsyat.

Selain membuat atap minimarket terbang, dua rumah warga di sekitar lokasi juga ikut terdampak.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Multazam, membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, kerangka atap bangunan minimarket yang terlepas diterpa angin menimpa dua rumah warga di sekitar lokasi.

“Ada dua rumah terdampak. Satu rumah bagian atap gentingnya bocor, satu lagi atap sengnya rusak karena tertimpa kerangka atap minimarket yang terbang,” ujar Multazam, Kamis sore.

Multazam menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, dampak angin sangat terasa dan membuat aktivitas warga terganggu.

“Penanggung jawab minimarket sudah berkomitmen untuk melakukan perbaikan. Sementara minimarket di simpang Pelantaran tetap dibuka namun dibatasi dan atapnya ditutup terpal agar tidak bocor jika hujan turun lagi,” tambahnya.

Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kotim. Salah satu kejadian paling mencolok terjadi di Desa Pelantaran, ketika kerangka atap dan seng minimarket terbang disapu angin.

Selain di Pelantaran, angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang di Kecamatan Kota Besi dan Cempaga, hingga sempat membuat arus lalu lintas tersendat.

Petugas bersama warga bergerak cepat membersihkan batang pohon dan puing-puing bangunan yang menutup jalan.

Multazam mengungkapkan, berdasarkan laporan BMKG, kecepatan angin pada pukul 12.15–12.30 WIB mencapai 56 kilometer per jam.

“Kecepatan angin cukup tinggi, jadi dampaknya terasa luas di beberapa titik. Untungnya, semua cepat ditangani warga dan petugas di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, BMKG Kalimantan Tengah melalui laman nowcasting.bmkg.go.id telah mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Kamis (6/11/2025) pukul 12.50 WIB.

Dalam peringatan tersebut disebutkan, wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur termasuk Kota Besi, Cempaga, Mentaya Hulu, Parenggean, Seranau, dan Cempaga Hulu masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga sore hari dan dapat meluas ke sejumlah kecamatan lain seperti Baamang, Mentawa Baru Ketapang, Teluk Sampit, Telawang, Antang Kalang, Bukit Santuai, Tualan Hulu, dan Telaga Antang.

BPBD Kotim mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi kerusakan bangunan, pohon tumbang, serta gangguan lalu lintas akibat cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi.

“Kami minta masyarakat tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di sekitar bangunan besar atau pohon tinggi. Cuaca masih labil dan bisa berubah cepat,” pungkas Multazam. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#atap terbang #alfamart #Alfamart Pelantaran #angin kencang