Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sempat Dengar Ledakan! Inilah kronologi Kebakaran Koperasi dan Rumah Warga di Desa Tumbang Mangkup

Usay Nor Rahmad • Senin, 3 November 2025 | 21:00 WIB
Puing kembaran bangunan di Desa Tumbang Mangkup, Kecamatan Telaga Antang, Senin sore (3/11/2025).
Puing kembaran bangunan di Desa Tumbang Mangkup, Kecamatan Telaga Antang, Senin sore (3/11/2025).

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kebakaran hebat melanda Desa Tumbang Mangkup, Kecamatan Telaga Antang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (3/11/2025). Dua rumah dan satu kantor koperasi hangus dilalap api. Warga setempat bahkan mengaku sempat mendengar suara ledakan sebelum api membesar.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.20 WIB. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.00 WIB setelah warga berupaya keras menggunakan mesin alkon sambil menunggu bantuan dari pihak perusahaan sekitar.

Kepala Desa Tumbang Mangkup, Abdul Qadir Jailani, menjelaskan, berdasarkan keterangan pekerja yang sedang memasang plafon di kantor koperasi, api diduga berasal dari rumah warga yang saat ini bekerja di Kabupaten Katingan.

“Rumah itu dihuni tiga anak dan tiga cucu pemilik rumah. Saat kejadian, terdengar suara ledakan dari arah dapur yang posisinya berdekatan dengan kantor koperasi,” ujar Abdul Qadir.

Namun, keterangan berbeda disampaikan salah satu penghuni rumah tersebut. Ia menyebutkan api justru berasal dari kamar orang tuanya dan diduga akibat korsleting listrik.

“Api cepat membesar karena bangunannya berdempetan dan terbuat dari kayu. Kejadiannya juga menjelang hujan, angin cukup kencang sehingga api cepat merembet,” tambah Abdul Qadir.

Kobaran api melahap kantor Koperasi Desa Usaha Bersama, satu rumah berpenghuni, serta satu rumah kosong yang berada di dekatnya.

Selain bangunan, dua unit truk masing-masing milik koperasi dan keluarga pemilik rumah serta dua sepeda motor ikut terbakar.

Koperasi yang terbakar diketahui bergerak di bidang plasma sawit dan bermitra dengan salah satu perusahaan di wilayah setempat.

“Warga sudah berusaha memadamkan api sekuat tenaga. Tapi karena jarak lokasi ke perusahaan sekitar setengah jam perjalanan, bantuan datang setelah api padam. Sayangnya, seluruh bangunan sudah ludes,” katanya.

Ia menambahkan, warga tak sempat menyelamatkan harta benda karena api menjalar begitu cepat. Hanya dokumen penting milik koperasi yang berhasil diselamatkan.

“Kantor koperasi itu baru dibangun tahun lalu dan saat ini sedang dalam tahap pemasangan plafon. Kerugiannya diperkirakan cukup besar. Untuk sementara, aktivitas koperasi akan dipindahkan ke rumah Ketua Koperasi,” pungkas Abdul Qadir. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#koperasi #kebakaran #rumah warga #Tumbang Mangkup