SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur Halikinnor melepas 27 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang purna tugas. Salah satunya Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Masri yang purna tugas per 1 November 2025.
"Alhamdulillah, hari ini pemerintah daerah melepas PNS terbaik di Kotim yang akan purna tugas terhitung mulai tanggal 1 November 2025 sebanyak 10 orang dan terhitung tanggal 1 Desember 2025 sebanyak 17 orang, yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab," kata Halikinnor Bupati Kotim saat kegiatan Pelepasan Purna Tugas PNS dan Pelantikan Pejabat di Gedung Serba Guna, Jumat (31/10).
Atas nama pribadi, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat, Halikinnor menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PNS atas pengabdian selama ini.
"Selamat memasuki masa purna tugas. Kami mendoakan bapak dan ibu dan keluarga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan dapat menikmati waktu bersama keluarga dengan penuh sukacita. Pintu komunikasi kami akan selalu terbuka, dan kami berharap bapak ibu tetap berkenan memberikan sumbangsih pemikiran untuk kemajuan daerah Kotim," ujarnya.
Bersamaan dengan pelepasan purna tugas PNS, Halikinnor juga melantik Pj Sekretaris Daerah, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional yang terdiri dari 33 Pejabat Eselon III, 31 Pejabat Eselon IV, 13 Pejabat Fungsional, 14 Pejabat Kepala Puskesmas dan Kepala Tata Usaha Puskesmas dan 57 pejabat kepala sekolah.
"Pelantikan ini sudah sesuai ketentuan. Saya tidak mau melantik kalau tidak sesuai ketentuan. Sehingga nanti untuk yang sekarang jabatan Plt, sesuai ketentuannya dari eselon III menjadi eselon II harus melalui lelang jabatan. Insya Allah akhir November akan dilakukan lelang jabatan khususnya pejabat yang saat ini menjadi pelaksana tugas," kata Halikinnor.
Halikinnor berharap pejabat yang dilantik dapat menjalankan amanah tugas dengan sebaik-baiknya.
"Sering saya katakan, saya perlu pejabat yang pandai menunjukkan kinerjanya, walaupun dalam kondisi anggaran terbatas, tetap bisa menunjukkan inovasi dan kinerja yang baik," tandasnya. (hgn)
Editor : Slamet Harmoko