SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 55 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Nikkon Bhastari memastikan hidangan makanan untuk para siswa dinyatakan layak dan terjamin.
Penekanan itu ia sampaikan setelah beredarnya informasi temuan menu ikan yang belum matang dan masih berdarah. Nikkon memastikan tak ada satupun siswa yang memakan.
"Sebelum hidangan disajikan, wali asuh pasti mengecek dulu setiap menu makanan untuk memastikan kelayakannya dan kebetulan saat dicek ada ikan patin berkuah yang dagingnya belum matang dan berdarah, jadi tidak sampai dimakan siswa," kata Nikkon Bhastari saat dikonfirmasi Radar Sampit, Senin (27/10).
Temuan sajian makanan yang dianggap belum layak tersebut langsung dilaporkan ke vendor dan diganti di hari yang sama.
"Kejadian itu sudah 10 hari yang lalu saat penyajian menu makan siang untuk siswa laki-laki. Ada ikan yang belum matang, langsung kami laporkan ke vendor dan diganti menjadi ikan goreng tepung di hari yang sama," ujarnya.
Nikkon mengakui ada kelalaian dari vendor dan memastikan kejadian tidak terulang kembali.
"Ini menjadi evaluasi kami. Vendornya juga menerima masukan dan saran dan siap mengganti makanan yang dianggap tidak layak. Kejadian ini baru kali ini terjadi, untuk itu kami meminta vendor agar menjaga kualitas makanan sebelum disajikan ke siswa," tandasnya. (hgn/yit)
Editor : Heru Prayitno