Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Anggaran Dishub Kotim Turun Signifikan, Proyek PJU di Jalan Kapten Mulyono Terancam

Heny Pusnita • Rabu, 22 Oktober 2025 | 12:40 WIB
PEMBAHASAN : Rapat pembahasan anggaran Dishub Kotim dengan Komisi IV DPRD Kotim, Selasa (21/10).
PEMBAHASAN : Rapat pembahasan anggaran Dishub Kotim dengan Komisi IV DPRD Kotim, Selasa (21/10).

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Anggaran Dinas Perhubungan Kotim pada tahun 2026 mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun 2025.

Hal ini dikhawatirkan berdampak terhadap beberapa kegiatan yang tak dapat terlaksana sesuai harapan.

Salah satunya, proyek pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Kapten Mulyono.

"Total belanja tahun ini Rp31,1 Miliar, sedangkan pagu anggaran tahun 2026 turun menjadi Rp16,6 Miliar, ini sebagian besar hanya untuk gaji pegawai, pemeliharaan PJU dan operasional saja, tidak ada pembangunan," kata Raihansyah, Kepala Dinas Perhubungan Kotim usai menggelar rapat pembahasan anggaran dengan Komisi IV DPRD Kotim, Selasa (21/10).

Proyek PJU Kapten Mulyono yang sudah direncanakan dengan menelan anggaran Rp2,6 miliar, juga belum dipastikan terealisasi tahun depan.

"Perencanaan hingga gambar sudah dilakukan, PJU itu rencananya mulai dari persimpangan Jalan Kapten Mulyono-MT Haryono sampai Jalan Kapten Mulyono-Moh Hatta (Lingkar Selatan) sepanjang kurang lebih 2 kilometer," katanya.

"Kami sudah usulkan tahun depan, tapi di pembahasan anggarannya tidak ada. Dikasih pagu Rp 16,6 Miliar, tidak mungkin cukup. Mudah-mudahan saja saat rapat kompilasi dengan seluruh komisi, proyek pengadaan PJU bisa dipertimbangkan oleh tim anggaran dengan harapan proyek PJU ini bisa tetap dilanjutkan," lanjutnya.

Raihansyah juga mengungkapkan dengan kondisi minim anggaran, pembayaran tagihan listrik PJU dikhawatirkan akan terjadi penunggakan pembayaran karena anggaran yang tersedia tidak sesuai dengan kebutuhan.

"Bayar tagihan listrik PJU Rp 610 juta per bulan. Sementara, pagu anggaran untuk pembayaran listrik PJU hanya tersedia Rp5,1 miliar, sedangkan kebutuhan sebenarnya mencapai Rp8 miliar. Jadi, ada kekurangan sekitar Rp 2,9 Miliar. Kami harap ada dukungan dari DPRD Kotim agar anggaran bisa ditambah, paling tidak untuk menutupi pembayaran tagihan listrik selama tiga bulan terakhir," ucapnya.

Selain itu, Dishub Kotim juga terus melakukan peremajaan sejumlah fasilitas, termasuk kanibalisasi traffic light yang sudah tidak terpakai untuk menghemat biaya.

"Seperti di Jalan Tidar, kami pindahkan PJU dari sekitar Jalan Kapten Mulyono-MT Haryono untuk sementara," tandasnya. (hgn)

Editor : Slamet Harmoko
#dinas perhubungan #pju #penerangan jalan umum