Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Empat Mobil Diduga Pengetap BBM Diamankan Polisi

Koko Sulistyo • Minggu, 19 Oktober 2025 | 04:30 WIB
Kegiatan pengecekan dan penertiban antrean BBM di SPBU Paku Negara, Pangkalan Bun, Sabtu (18/10).
Kegiatan pengecekan dan penertiban antrean BBM di SPBU Paku Negara, Pangkalan Bun, Sabtu (18/10).

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Empat unit mobil diamankan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Arut Selatan (Arsel) saat mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Paku Negara, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Sabtu (18/10).

Kendaraan tersebut ditahan karena ditemukan ketidaksesuaian data pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) serta penggunaan barcode subsidi lebih dari satu.

Polisi menduga kendaraan tersebut digunakan untuk aktivitas pengetapan atau pengambilan BBM subsidi secara berulang dengan tujuan dijual kembali.

Kapolsek Arsel menyampaikan bahwa penertiban dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat yang resah akibat antrean panjang di SPBU, yang diduga disebabkan oleh praktik pengetapan BBM.

“Dalam kegiatan tersebut, kami juga melakukan pengecekan dan sinkronisasi barcode kendaraan roda empat pengguna BBM subsidi untuk mencegah penyalahgunaan,” ujar perwakilan Polsek Arsel. 

Polisi juga mengimbau operator SPBU agar tidak melayani pembelian BBM subsidi menggunakan jeriken, tangki yang telah dimodifikasi, maupun kendaraan yang bolak-balik membeli BBM dalam waktu singkat.

Kapolres Kotawaringin Barat, AKBP Theodorus Priyo Santosa, meminta masyarakat agar bijak dalam menggunakan BBM subsidi.

“Kami mengimbau agar masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan. Jangan berulang kali mengisi untuk kepentingan mengetap, karena itu merugikan masyarakat lain dan menyebabkan antrean panjang,” tegasnya.

Ia menambahkan, patroli rutin ke SPBU akan terus dilakukan untuk mencegah penimbunan dan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi di wilayah hukum Polres Kotawaringin Barat.

“Tujuan patroli ini adalah menciptakan situasi yang kondusif dan mencegah terjadinya penyimpangan distribusi BBM,” pungkasnya. (tyo/yit)

Editor : Heru Prayitno
#Pangkalan Bun #razia #pelangsir