PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com - Pembobolan sebuah toko sembako, terjadi di Jalan RTA Milono Km 7, Palangka Raya, Rabu (15/10/2025).
Pelaku dengan leluasa masuk dan menguras sejumlah barang berharga di toko itu. Pelaku dengan jelas terekam CCTV toko, baik saat sedang mengintai sasaran hingga beraksi mengambil ratusan bungkus rokok, dua unit ponsel dan uang tunai jutaan rupiah.
Saat beraksi pelaku seorang diri dan menggunakan jaket hitam celana berwarna krem. Memiliki tinggi badan sedang berkumis dan berjenggot. Pelaku masuk lewat bagian atas toko.
Anehnya, saat beraksi penghuni toko tidak sadar seolah-olah terhipnotis. Sedangkapan pelaku dengan gesit beraksi dan mengambil barang berharga. Total kerugian jutaan rupiah.
Pemilik Toko, Riska (24) secra gamblang membeberkan, pelaku sangat gesit dan leluasa saat beraksi. Mulai dari masuk dari bagian samping atas toko, saat mengambil barang berharga hingga kembali keluar di lokasi, yakni bagian samping atas toko.
Pelaku satu orang menggunakan jaket. Uang dalam laci habis sekitar Rp 4 juta, uang simpanan lainnya Rp1 juta dan uang hasil jualan Rp 500 ribu. Bahkan celengan pun diambil pelaku. Dua unit ponsel, puluhan bungkus rokok merk terkenal.
“Kejadian sekitar pukul 12.40 dini hari. Pelaku masuk dari atas, lalu mengambil uang, rokok dan unit ponsel kerugian hingga Rp 9 juta. Saat kejadian penghuni sedang tidur, lelap. Kami mengetahui saat pagi hari, saat melihat ada lubang di bagian atas toko, kok kebuka, kemudian curiga dan mengecek sekitar toko, hingga melihat laci dan kehilangan,” ungkapnya.
Menurutnya demi keamanan, sebenarnya terpasang beberapa CCTV di berbagai sudut toko. Namun diduga pelaku sudah mempelajari situasi hingga mengetahui lokasi CCTV. Bahkan pelaku sempat mencabut dan menggeser CCTV.
"Pelaku memang gesit masuk dari bagian samping, dengan mobobol kayu. Dia menggunakan jaket, tinggi ramping, berkumis dan berjenggot. Bahkan malam hari, sempat terekam CCTV tak jauh dari toko,” bebernya.
Riska menambahkan, bahwa kejadian pembobolan memang sudah kerap kali terjadi di kawasan tersebut, sehingga menjadi perhatian dari pihak berwenang untuk bisa meningkatkan patroli.
”Kejadian ini pernah juga terjadi di kawasan ini. Untuk nanti kami akan laporkan ke polisi, semoga dengan kejadian ini warga semakin waspada dan bisa mencurigai pelaku,” tandanya. (daq)
Editor : Slamet Harmoko