Radarsampit.jawapos.com – Warga Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, digemparkan oleh pernikahan tak biasa antara pria lanjut usia asal Jawa Tengah dengan seorang perempuan muda setempat.
Prosesi akad nikah yang digelar di Dusun Sidodadi, Rabu (8/10) malam, menjadi sorotan setelah terungkap bahwa sang mempelai pria memberikan mahar berupa seperangkat alat salat dan cek senilai Rp 3 miliar.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terdengar jelas suara penghulu yang menyebut nilai mahar fantastis tersebut saat mengucapkan ijab kabul.
“Saudara Tarman, saya nikahkan Shela Arika binti Arif Supriyadi kepada saudara dengan maskawin seperangkat alat salat dan cek senilai Rp 3 miliar, saudara bayar tunai,” ucap penghulu dalam video yang viral itu, dikutip dari Radar Madiun (Jawa Pos Group).
Kepala Desa Jeruk, Haris Kuswanto, membenarkan bahwa pernikahan tersebut benar terjadi. Menurutnya, mempelai pria bernama Tarman (74), warga Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Sementara mempelai wanita, Shela Arika (24), merupakan warga asli Desa Jeruk.
“Memang benar akad nikahnya digelar di Dusun Sidodadi,” ujar Haris, Kamis (9/10).
Namun, pihak desa belum bisa memastikan keaslian cek bernilai miliaran rupiah yang dijadikan mahar tersebut. “Belum diketahui apakah cek itu benar-benar bisa dicairkan atau hanya bersifat simbolis. Masih perlu diklarifikasi lebih lanjut,” tambahnya.
Berbagai spekulasi pun bermunculan. Salah satunya menyebut bahwa Tarman pernah menjadi orang kepercayaan salah satu pengusaha besar di Djarum Group, meski informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Foto dan video prosesi pernikahan keduanya kini ramai beredar di berbagai grup percakapan dan media daring. Warganet pun memberikan beragam tanggapan, mulai dari kagum hingga tidak percaya.
“Yang penting sah dan saling ridha, soal mahar besar kecil bukan ukuran kebahagiaan,” tulis seorang pengguna media sosial dalam kolom komentar.
Jadi Sorotan Nasional
Masyarakat Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Pacitan, dibuat penasaran oleh latar belakang kakek Tarman, 74. Dia menikahi gadis muda setempat, Shela Arika, 24.
Pernikahan itu berlangsung di Dusun Sidodadi, Desa Jeruk, pada Rabu (8/10) malam. Tak hanya jarak umur, mahar bernilai fantastis dengan angka Rp 3 miliar juga menjadi perbincangan.
Berdasar informasi liar yang beredar, Tarman disebut-sebut sempat menjadi orang kepercayaan pemilik Djarum Group di masa lalu. Isu ini pun membuat publik semakin penasaran dengan latar belakang sang kakek.
Hingga kini, foto dan video pernikahan keduanya tersebar di sejumlah grup percakapan dan media sosial. Sekaligus memicu beragam komentar warganet.
Terdapat warganet yang menganggap mahar tersebut simbol cinta dan tanggung jawab. Namun ada pula warganet lain yang berpendapat bahwa nilainya tak masuk akal.
“Yang penting sah dan saling ridha, soal mahar besar kecil bukan ukuran bahagia,” tulis salah satu netizen di kolom komentar seperti dikutip dari Radar Madiun (Jawa Pos Group), Jumat (10/10).
Sementara itu, Kepala Desa Jeruk Haris Kuswanto pun membenarkan adanya pernikahan ini.
Dia mengungkapkan Tarman berasal Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Sementara itu, Shela, merupakan sosok warga setempat.
“Benar, pernikahannya di Dusun Sidodadi,” kata Haris Kuswanto.
Meski begitu, Haris belum bisa memastikan keaslian cek yang bernilai Rp 3 miliar itu. “Belum tahu apakah cek tersebut benar-benar asli atau hanya simbolis. Itu masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut,” ungkap Haris.
Di sisi lain, pada video yang viral di media sosial, penghulu tampak terdengar jelas menyebutkan nilai mahar fantastis saat ijab kabul.
“Saudara Tarman, saya nikahkan Shela Arika binti Arif Supriyadi kepada saudara dengan mas kawin seperangkat alat salat dan cek senilai Rp 3 miliar, saudara bayar tunai,” ucap penghulu.
Belum Cek Keaslian
Kepala Desa Jeruk, Kabupaten Pacitan, Haris Kuswanto angkat bicara soal pernikahan menghebohkan antara kakek 74 tahun asal Jawa tengah dengan salah satu warganya yang berusia 24 tahun.
Ia membenarkan bahwa kakek bernama Tarman, asal Jatipuro Karanganyar Jawa Tengah itu menikahi Shela Arika, warga Dusun Sidodadi, Desa Jeruk dengan mahar seperangkat alar salat dan cek senilai Rp 3 miliar.
Angka pada lembaran cek berlogo BCA tersebut benar-benar berjumlah Rp 3 miliar. Pernikahan itu sendiri berlangsung di Dusun Sidodadi, Desa Jeruk, pada Rabu (8/10) malam.
“Benar, pernikahannya di Dusun Sidodadi,” kata Haris Kuswanto, seperti dikutip dari Radar Madiun (Jawa Pos Group), Jumat (10/10).
Meski begitu, Haris belum bisa memastikan keaslian cek yang bernilai Rp 3 miliar itu. “Belum tahu apakah cek tersebut benar-benar asli atau hanya simbolis. Itu masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut,” katanya.
Berdasarkan informasi liar yang beredar, Tarman disebut-sebut sempat menjadi orang kepercayaan pemilik Djarum Group di masa lalu. Isu ini pun membuat publik semakin penasaran dengan latar belakang sang kakek.
Hingga kini, foto dan video pernikahan keduanya tersebar di sejumlah grup percakapan dan media daring, sekaligus memicu beragam komentar warganet.
Terdapat warganet yang menganggap mahar tersebut simbol cinta dan tanggung jawab. Namun ada pula warganet lainnya yang berpendapat bahwa nilainya tak masuk akal.
“Yang penting sah dan saling ridha, soal mahar besar kecil bukan ukuran bahagia,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.
Bahkan, pada video yang viral di media sosial, penghulu tampak terdengar jelas menyebutkan nilai mahar fantastis saat ijab kabul.
“Saudara Tarman, saya nikahkan Shela Arika binti Arif Supriyadi kepada saudara dengan maskawin seperangkat alat salat dan cek senilai Rp 3 miliar, saudara bayar tunai,” ucap penghulu.
Editor : Slamet Harmoko