Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-80 TNI di Palangka Raya, Inilah Harapan Gubernur Kalteng untuk Prajurit

Dodi Abdul Qadir • Senin, 6 Oktober 2025 | 15:45 WIB
DUKUNG TNI: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat hadir dalam Upacara Peringatan HUT ke-80 TNI di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Minggu (5/10).
DUKUNG TNI: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat hadir dalam Upacara Peringatan HUT ke-80 TNI di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Minggu (5/10).

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Di pagi yang cerah di halaman Kantor Gubernur, upacara HUT Ke-80 TNI bukan sekadar rutinitas seremonial.

Di sela barisan rapi dan lagu kebangsaan, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menumpahkan doa sekaligus pesan, TNI harus menjadi garda yang menjamin keutuhan NKRI sekaligus pendorong nyata terwujudnya Kalteng Berkah.

Agustiar menautkan harapannya pada visi besar.

”Semoga maju, jaya dalam mempertahankan keutuhan wilayah NKRI guna mewujudkan Kalteng Berkah, Kalteng Maju untuk menyambut Indonesia Emas 2045,” katanya.

Ucapannya mengubah upacara menjadi momen refleksi, bahwa peran militer tak hanya soal pertahanan, tetapi juga mitra strategis dalam pembangunan daerah.

Tema peringatan tahun ini, “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”, disodorkan sebagai cerminan identitas baru TNI, yakni profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.

Pesan itu disampaikan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang amanatnya dibacakan oleh Kasdam XXII/Tambun Bungai.

Menurut Panglima, inti tema menunjukkan satu pesan sederhana namun penting, TNI lahir dari rakyat, bersama rakyat, dan berjuang demi rakyat.

Panglima juga mengingatkan tantangan zaman. Perubahan lingkungan strategis di level global, regional, dan nasional menuntut TNI meningkatkan kapabilitas, baik melalui modernisasi alutsista maupun penguatan sumber daya manusia.

Selain soal kemampuan tempur, ada juga kewaspadaan nontradisional: ancaman disinformasi dan provokasi yang bisa meretakkan soliditas institusi.

”Setiap prajurit TNI harus selalu waspada dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang berbau provokasi yang berusaha memecah belah soliditas TNI, menghancurkan sinergitas TNI dengan Kementerian/Lembaga lainnya, serta merusak kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya, menekankan aspek ketahanan ideologis dan sosial di samping kesiapan teknis.

Kehadiran unsur musyawarah lintas lembaga mengokohkan pesan kebersamaan itu. Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan dukungan Polri. Harapannya, agar TNI semakin prima dan jaya serta terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban.

”Semoga TNI semakin prima, TNI semakin jaya. Terima kasih Kodam XXII/Tambun Bungai dan jajaran yang sudah bersinergi dengan Polri dalam rangka mendukung pemerintah mewujudkan Kalteng maju, berkah, masa depan Indonesia, dan sejahtera,” ujarnya.

Nada dukungan serupa datang dari dunia penegakan hukum. Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng Agus Sahat Sampe Tua Lumban Gaol menitipkan harapan agar TNI tetap modern dan terdepan dalam tugas pertahanan dan keamanan.

”Kami berharap TNI semakin jaya dan modern. Semoga TNI semakin jaya, modern, dan terdepan,” ucapnya singkat.

Di luar pidato resmi, suasana upacara menyisakan pesan penting: sinergi sipil-militer harus diarahkan bukan hanya untuk menjaga wilayah, tetapi juga mendukung agenda pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Doa Gubernur agar TNI menjadi pilar bagi terwujudnya Kalteng Berkah mempertemukan dimensi pertahanan dan harapan ekonomi, sebuah pengingat bahwa keamanan yang kuat harus diikuti kebijakan pembangunan yang inklusif.

Upacara itu, dengan barisan prajurit, pidato bernada strategis, dan janji modernisasi, menjadi panggung penguatan komitmen bersama, bahwa TNI bukanlah entitas terpisah dari rakyat, melainkan bagian integral dari perjalanan menuju Kalteng yang lebih maju dan berkah. (daq/ign)

Editor : Gunawan.
#gubernur Kalteng Agustiar Sabran #hut tni