SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Pemeliharaan Jalan Pemuda, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, kini memasuki tahap pengaspalan. Perbaikan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
Koordinator Lapangan UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukima (SDABMBKPRKP) Kotim Suhardiono, menjelaskan bahwa sebelum pengaspalan, pihaknya terlebih dahulu melakukan perataan jalan menggunakan agregat yang dicampur semen.
“Karena ini pemeliharaan, kondisi awal jalan yang terlalu miring kita ratakan dulu pakai agregat campur semen supaya lebih padat dan tahan lama. Pengerjaan agregat itu sekitar enam hari, lalu perbaikan tambahan dua hari. Setelah itu baru masuk tahap pengaspalan, estimasinya tiga hari,” jelasnya, Jumat (3/10/2025).
Adapun ruas jalan yang dikerjakan memiliki panjang 878 meter dengan lebar 5 meter. Untuk ketebalan, aspal dipasang standar 4 sentimeter, namun pada titik tertentu bisa mencapai 5 sentimeter karena terdapat cekungan.
“Kalau buru-buru diaspal, ketahanan jalan tidak akan maksimal. Jadi agregat harus benar-benar padat agar tidak terjadi penurunan. Setelah tiga hari pengaspalan, jalan sudah bisa dilewati,” tambah Suhardiono.
Ia menegaskan, pemeliharaan Jalan Pemuda kali ini dilakukan cukup panjang agar hasilnya lebih maksimal.
“Tujuan utamanya untuk meminimalisasi kecelakaan. Makanya jalan ini kita rawat agar lebih aman dan nyaman dilintasi masyarakat,” tandasnya.
Perbaikan ini disambut positif masyarakat terutama bagi pengguna jalan kerap melintas di kawasan tersebut. Selama ini jalan rusak membuat warga tersiksa, ditambah lubang dalam yang membahayakan rawan mengakibatkan kecelakaan.
“Alhamdulillah,enggak kayak naik kuda lagi.Sebelumnya sakit kalau naik sepeda motor, kendaraan juga jadi cepat rusak,” ungkap Nissa, salah seorang warga. (oes)
Editor : Slamet Harmoko