Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Gas Bumi Jadi Penopang Swasembada Energi Nasional

Gunawan. • Kamis, 2 Oktober 2025 | 16:53 WIB
JARINGAN GAS: Ilustrasi pegawai PGN tengah melakukan pemeriksaan jaringan distribusi gas untuk pelanggannya.
JARINGAN GAS: Ilustrasi pegawai PGN tengah melakukan pemeriksaan jaringan distribusi gas untuk pelanggannya.

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dan Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas) menegaskan gas bumi akan berperan sentral dalam mewujudkan kemandirian energi nasional.

Langkah itu sekaligus sejalan dengan target Net Zero Emission dan prioritas nasional pemerintahan saat ini untuk mengakselerasi swasembada energi.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta mengatakan, pengembangan jaringan gas rumah tangga (jargas) dan fasilitas pendukung menjadi fokus utama agar pemanfaatan gas menjadi lebih luas dan berkelanjutan.

Menurutnya, PGN terus menggenjot pembangunan jargas di berbagai daerah untuk mengurangi ketergantungan impor LPG.

”Kami berupaya menjadikan gas bumi alternatif andal untuk menekan impor, sekaligus memperluas akses energi bersih ke masyarakat,” ujar Hery.

Sebagai contoh capaian yang dilaporkan, PGN menyebut telah membangun lebih dari 15.000 sambungan jargas yang didanai APBN dan lebih dari 69.000 sambungan jargas mandiri di Provinsi Banten sebagai bagian dari upaya memperluas akses energi berbasis gas.

PGN mendorong percepatan perizinan dan skema insentif agar perluasan jargas makin cepat terealisasi.

PGN juga bergerak melalui proyek infrastruktur strategis. Direktur Komersial PGN, Aldiansyah Idham, menyatakan pembangunan Mother Station (MS) CNG di Medan sebagai salah satu langkah untuk memperkuat distribusi gas di Sumatera Utara.

MS Medan, yang mulai dikerjakan pada pertengahan 2025, dirancang memiliki kapasitas hingga 1 MMSCFD dan diproyeksikan melayani kebutuhan CNG setara sekitar 4,48 BBTUD di wilayah tersebut, menjangkau sektor industri, komersial, dan UMKM.

”Proyek ini memperkuat ketahanan energi sekaligus memperluas akses energi bersih bagi ekonomi lokal,” jelas Aldiansyah.

Dari sisi pengaturan, Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, menegaskan gas bumi menjadi pilar penting menuju swasembada energi karena selain relatif lebih ramah lingkungan juga menopang kegiatan ekonomi.

Erika menekankan perlunya sinergi antara regulator, badan usaha, dan pemerintah daerah agar infrastruktur dan kebijakan mendukung pemanfaatan gas di berbagai sektor.

”Gas bumi bukan sekadar energi transisi; ia juga berfungsi sebagai penopang ekonomi yang mampu dirasakan masyarakat luas,” kata Erika. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#PNG #jaringan gas #gas bumi