Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BKSDA Usut Dugaan Penyelundupan Tenggiling lewat Pelabuhan Kontainer Bagendang

Usay Nor Rahmad • Rabu, 1 Oktober 2025 | 20:44 WIB
DISELAMATKAN: Tenggiling yang diduga akan diselundupkan via Pelabuhan Kontainer Bagendang, setelah diselamatkan Disdamkarmat Kotim dan Pecinta Satwa Liar Sampit.
DISELAMATKAN: Tenggiling yang diduga akan diselundupkan via Pelabuhan Kontainer Bagendang, setelah diselamatkan Disdamkarmat Kotim dan Pecinta Satwa Liar Sampit.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit akan menindaklanjuti temuan seekor tenggiling yang diduga hendak diselundupkan melalui Pelabuhan Kontainer Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah mengatakan, pihaknya menerima penyerahan satwa tersebut dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kotim yang sebelumnya bersama komunitas pecinta satwa mengevakuasi tenggiling dalam kondisi lemas dari dalam kontainer.

”Kami menerima penyerahan satu ekor tenggiling dengan berat sekitar 15 kilogram dari Damkar Kotim yang dibantu komunitas Sampit. Satwa ini ditemukan di Pelabuhan Bagendang dan saat ini masih kami observasi kondisinya,” ujarnya, Rabu malam (1/10/2025).

Menurut Muriansyah, pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi lokasi penemuan untuk memastikan kronologi dan dugaan adanya upaya penyelundupan.

”Langkah berikutnya, kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi penemuan. Tenggiling merupakan satwa liar yang dilindungi undang-undang, sehingga kasus ini akan kami dalami. Jika kuat dugaan ada pihak yang hendak menyelundupkannya, tentu akan kami tindak sesuai aturan,” tegasnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga masih mempertimbangkan langkah terhadap tenggiling tersebut, apakah akan langsung dilepasliarkan ke habitat aslinya atau menunggu proses pemulihan lebih lanjut.

Sebelumnya, tenggiling dengan kondisi dehidrasi itu ditemukan terkunci di dalam sebuah kontainer di Pelabuhan Bagendang. Diduga, satwa tersebut sudah terjebak selama tiga hari. (oes)

Editor : Gunawan.
#satwa dilindungi #bagendang #bksda #Tenggiling #penyelundupan