SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Rasa lega kini dirasakan warga di 24 desa yang tersebar di 9 kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Setelah berminggu-minggu hidup dalam genangan banjir, air akhirnya berangsur surut dan aktivitas masyarakat perlahan kembali normal.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Multazam, mengatakan kondisi sudah mulai membaik sejak 28 September lalu.
Jalan-jalan yang sebelumnya tergenang kini bisa dilalui, sementara rumah dan fasilitas umum kembali digunakan warga.
“Alhamdulillah, air sudah surut. Masyarakat bisa kembali beraktivitas, anak-anak bisa bermain dan orang tua bisa kembali bekerja,” ujar Multazam, Rabu (1/10/2025).
Kebahagiaan itu tampak di wajah warga yang sebelumnya harus berjuang menghadapi banjir. Ada yang sempat mengungsi, ada pula yang terisolasi akibat akses jalan terputus. Kini mereka bisa bernapas lega dan menata kembali kehidupan sehari-hari.
Meski demikian, Multazam tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah. Musim hujan masih berlangsung dan potensi banjir susulan tetap ada.
“Kami berharap warga tetap waspada. Curah hujan diperkirakan masih tinggi pada akhir tahun ini,” imbuhnya.
Sebelumnya, banjir dengan ketinggian bervariasi melanda puluhan desa di Kotim. Selain merendam rumah warga, banjir juga mengganggu aktivitas ekonomi dan transportasi.
Kini, seiring surutnya air, senyum dan semangat warga kembali mengiringi kehidupan sehari-hari. (oes)
Editor : Slamet Harmoko