SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Hujan deras yang mengguyur sejak beberapa hari terakhir membuat Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, masih terendam banjir.
Air yang terus naik memaksa aktivitas sekolah terhenti sementara.
“Terpaksa tidak sekolah, masih hujan dan air masih naik,” kata Muhardi, warga Desa Lempuyang, yang juga wali murid di SD Negeri Kunjung Lampuyang, Rabu (17/9/2025 ).
Genangan air merendam halaman hingga ruang kelas di sekolah-sekolah desa tersebut. Demi keselamatan, pihak sekolah akhirnya meliburkan para siswa sampai kondisi kembali normal.
Banjir kali ini tidak hanya melanda Desa Lempuyang, tetapi juga sejumlah wilayah di Kotim bagian selatan. Berdasarkan laporan resmi Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, hujan deras yang turun pada 12, 13, dan 16 September 2025 mengakibatkan banjir di beberapa titik seperti Kelurahan Samuda Kota, Kelurahan Basirih Hilir, dan Desa Samuda Kecil.
Air setinggi 10–50 sentimeter merendam rumah warga hingga fasilitas pemerintah. Sejumlah barang milik warga bahkan dilaporkan hanyut terbawa arus. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Plt Camat Mentaya Hilir Selatan, Rida Iswandi, mengimbau masyarakat agar tetap waspada.
“Masyarakat diminta menyelamatkan barang berharga dan ternak ke tempat yang lebih tinggi, mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi,” ujarnya dalam laporan resminya.
Sementara itu, warga Desa Lempuyang berharap ada bantuan penanganan cepat, terutama untuk fasilitas pendidikan agar kegiatan belajar-mengajar bisa kembali berlangsung. (oes)
Editor : Slamet Harmoko