Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Rival Tersungkur, Veda Ega Pratama Kunci Runner Up Redbull Rookies Cup 2025

Slamet Harmoko • Senin, 15 September 2025 | 08:44 WIB
Veda Ega Pratama kembali unjuk gigi di Red Bull Rookies Cup 2025 dengan finish runner-up dalam GP Austria. (Dok: RBRC)
Veda Ega Pratama kembali unjuk gigi di Red Bull Rookies Cup 2025 dengan finish runner-up dalam GP Austria. (Dok: RBRC)

Radarsampit.jawapos.com - Veda Ega Pratama sukses mengamankan posisi runner-up Red Bull Rookies Cup 2025 usai menyelesaikan race 2 sekaligus seri penutup di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Minggu (14/9/2025).

Meski gagal naik podium di balapan terakhir, pembalap asal Gunung Kidul itu tetap menutup musim di peringkat kedua lantaran rival utamanya dari Malaysia mengalami kecelakaan tunggal.

Harapan Veda untuk merebut gelar juara dunia sebelumnya sudah pupus setelah dirinya terjatuh pada race 1 di San Marino, Sabtu (13/9/2025) malam.

Pada saat yang sama, Brian Uriarte dari Spanyol berhasil memenangi balapan tersebut sekaligus mengunci gelar juara dunia Red Bull Rookies Cup 2025 dengan poin absolut.

Kendati demikian, Veda masih berpeluang berebut posisi runner-up pada race 2 melawan pembalap Malaysia, Hakim Danish.

Pasalnya, usai gagal meraih poin di race 1, perolehan angka Veda tetap 170 dan harus rela turun ke peringkat tiga, disalip Hakim Danish yang finis ke-10 dan menambah enam poin menjadi 171.

Balapan kedua di San Marino pun berlangsung ketat. Start dari posisi kedua, Veda mendapat perlawanan sengit dari para pesaingnya seperti David González (Spanyol), Marco Morelli (Italia), dan Zen Mitani (Jepang), selain dari Brian Uriarte dan Hakim Danish.

Kesengitan race penutup Red Bull Rookies Cup 2025 langsung terlihat dari lap pertama, khususnya di urutan dua hingga enam yang melibatkan Veda Ega dan rival-rivalnya. Hanya Brian Uriarte yang nyaman di posisi paling depan dalam enam lap awal.

Itu dibuktikan dengan Veda Ega yang sempat turun ke posisi tiga pada lap keempat. Bahkan, dia sempat turun jauh ke urutan lima saat balapan memasuki lap ketujuh. Situasi itu pun membuat Hakim Danish ada di atas angin.

Tapi, saat balapan masuk lap tujuh, Hakim Danish mendapatkan petaka di tikungan dua. Tanpa gangguan sama sekali, dia mengalami kecelakaan tunggal dan terjatuh. Pembalap Negeri Jiran itu jatuh sendiri saat menikung dan akhirnya keluar dari balapan.

Kecelakaan yang dialami Hakim Danish membuat peluang Veda Ega jadi runner-up kejuaraan terbuka lebar.

Dia hanya perlu finish di 14 besar (dapat dua angka) race 2 San Marino untuk memastikan perolehan poinnya di atas Hakim Danish.

Veda Ega terus berusaha untuk finish tercepat. Dia bahkan sempat kembali ke posisi tiga dan bersaing sangat ketat dengan Brian Uriarte dan David Gonzalez untuk urutan depan.

Namun, di tikungan terakhir dan trek lurus menuju garis finish, Veda Ega harus menerima kenyataan pahit gagal podium. Dia disalip Marco Morelli dan Zen Mitani sehingga harus puas finish kelima dalam race 2 San Marino 202.

Sementara pembalap tercepat yang menjadi pemenang dalam balapan terakhir adalah David Gonzalez. Dia mengungguli rekan senegara Brian Uriarte yang mengakhiri balapan di podium kedua.

Dengan demikian, Veda Ega berhak mendapatkan 11 poin tambahan. Perolehan angka pembalap putra pasangan Sudarmono dan Melina itu pun menjadi 181 poin untuk menutup musim Red Bull Rookies Cup 2025.

Veda Ega terpaut 55 poin dari Brian Uriarte sebagai juara dunia, dan unggul 10 angka dari Hakim Danish yang gagal finish sehingga berhak di urutan ketiga. Status runner-up pun jadi prestasi ciamik yang diraih Veda Ega. (*)

Editor : Slamet Harmoko
#veda ega pratama #Redbull Rookies Cup 2025 #runner up