Radarsampit.jawapos.com – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Sampit kembali melakukan langkah mitigasi konflik antara manusia dan buaya di Sungai Mentaya.
Petugas memasang empat buah spanduk peringatan di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (8/9/2025).
Kepala Resort BKSDA Sampit Muriansyah, menyebutkan, kegiatan tersebut dilakukan bersama personel Manggala Agni.
Pemasangan spanduk bertujuan mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai.
Selain memasang spanduk, petugas juga mengimbau langsung kepada warga yang ditemui di lokasi.
Respons masyarakat dinilai positif, karena merasa teredukasi sekaligus selalu diingatkan untuk waspada terhadap keberadaan buaya di perairan.
”Dengan adanya spanduk peringatan, diharapkan warga menjadi lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di Sungai Mentaya,” ucap Muriansyah, Selasa (9/9/2025).
Saat ini, perairan Sungai Mentaya memang tergolong rawan terhadap serangan buaya. Aktivitas warga yang masih bergantung pada sungai, seperti mandi, mencuci, menangkap ikan, hingga transportasi sungai, kerap membuat mereka berhadapan langsung dengan satwa liar tersebut.
Beberapa kasus serangan buaya sebelumnya juga pernah terjadi di kawasan ini, sehingga tingkat kewaspadaan masyarakat perlu terus ditingkatkan.
Langkah pemasangan spanduk dan sosialisasi langsung diharapkan mampu meminimalisasi risiko konflik, sekaligus mengingatkan warga agar tetap menjaga jarak aman dengan habitat buaya. (oes)
Editor : Slamet Harmoko