SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Hilangnya personal intelkam Polres Kotim, Muhammad Fadel sejak 20 Agustus lalu.
Pihak keluarga kini menunjuk kuasa hukum untuk mengurus perkara kehilangan ini. Pihak kuasa hukum sudah mengambil ancang-ancang untuk membawa kasus ini hingga ke berbagai institusi di Jakarta.
"Saat ini kami akan melakukan kajian berdasarkan informasi data-data yang kami memiliki agar kami bisa menyimpulkan langkah-langkah yang akan kami ambil selanjutnya termasuk untuk ke tingkat yang lebih tinggi," kata kuasa hukum Rusdi Agus Susanto dari kantor hukum LAW Firm RAS Palangka Raya usai mendatangi Polres Kotim (8/9/2025).
Rusdi didampingi ibu Bripda Muhammad Fadel dan saudaranya itu tampak sesekali menangis didepan media.
Mereka mengaku sudah tidak bisa berpikir lagi karena saat ini tidak ada satupun informasi mengenai anak kandung mereka tersebut.
Termasuk informasi yang menyebutkan Muhammad Fadel ada terbang ke Makasar ternyata setelah ditanyakan kembali bukan Bripda M Fadel yang mereka cari.
"Informasi yang kita dapat kecil kemungkinan berada disana kurang jelas ada informasi ada kesamaan Namanya," kata dia
Diungkapkannya juga mereka sudah mendatangi Polres Kotim untuk menanyakan hasil dan tindak lanjut dari laporan yang mereka layangkan.
Diceritakannya mereka datang 10.30 WIB ke Polres Kotim namun pejabat yang berwenang sedan gada kesibukan.
"Kita tunggu 1 jam belum ada informasi akjsinya saya hubungi Kanit Reskrim 15 menit datang lalu kita bertemu kantor Reskrim polres Kotim. Kita menanyakan terkait perkembangan, informasi yang didapat masih tetap sama masih dalam proses penyidikan dan pemeriksaan kami tidak bisa memberikan nformasi dan silahkan tanya ke pimpinan, begitu saja haislnya," kata dia
Saat ditanyakan mengenai kinerja dari Polres Kotim, Rusdi menyebutkan dirinya tidak ingin masuk dalam hal tersebut. Dia yakin polisi tetap professional untuk mengusut keberadaan hingga menemukan Bripda Muhammad Fadel.
"Belum ada kabar informasi yang menggembirakan keluarga,kita juga sudah berapa kali pertemuan dengan keluarga besar dan melakukan berbagai macam , semakin cemas semakin stres bapaknya kurang fit sampai pihak keluarga punada yang berkurang ada yang berpikiran masih ada di dunia atau tidak pemikiran kita orang awam," katanya.
"Ini bukan menyangkut hilangnya barang tapi orang manusia, kita perhatian serius dari semua pihak instansi Lembaga terkhusus Kepolisian karena Fadel salah satu putra Kotim yang masuk dalam jalur prestasi bisa menjadi bagian dari institusi Polri," tegasnya.(ang)
Editor : Slamet Harmoko