Radarsampit.jawapos.com - Sopir Bank Jateng berinisial AT nekat kabur setelah menggondol uang Rp10 miliar dari mobil operasional bank.
Aksi pelarian itu dilakukan Senin (1/9/2025) siang usai ia menjemput dana dari Bank Indonesia Solo dan Bank Jateng Gladag.
Polisi yang melacak keberadaannya sempat mendatangi kontrakan AT di belakang RSUD Wonogiri.
Namun, pelaku sudah keburu kabur. Warga kemudian menemukan mobil Toyota Avanza hitam bernopol H 1959 UF yang dikendarai AT di lahan kosong kawasan Colomadu, Karanganyar. Kondisi mobil kosong, uang ikut raib dibawa pelaku.
AT sudah bekerja tujuh tahun sebagai sopir bank, sehingga paham benar alur pengambilan uang.
Dari BI Solo, ia mengangkut Rp6 miliar lalu menambah Rp4 miliar di Bank Jateng Gladag. Diduga, ia memanfaatkan celah saat pengawalan lengah.
Kasatreskrim Polresta Surakarta AKP Prasetyo Triwibowo menegaskan pencarian masih berlangsung.
“Kami sudah kantongi identitas pelaku, mobil ditemukan, sekarang fokus pada pengejaran,” tegasnya.
Seperti diketahui, kejadian bermula ketika sopir dan seorang pegawai bank bertugas mengumpulkan dana dari dua lokasi. Pertama, mereka mengambil Rp6 miliar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo.
Setelah itu, tambahan Rp4 miliar diambil dari salah satu bank pelat merah di kota yang sama.
Saat menunggu kekurangan dana Rp1 miliar untuk dimasukkan ke mobil, pegawai bank sempat ke toilet. Namun, ketika kembali mobil bersama sang sopir sudah raib.
“Mobil itu berangkat sekitar pukul 12.20 WIB,” ujar Wakasat Reskrim Polresta Solo AKP Sudarmiyanto, Selasa (2/9).
Peristiwa ini membuat pihak bank langsung melapor ke polisi. Aparat kini menyisir sejumlah lokasi yang diduga jadi tempat persembunyian.
Polresta Solo juga bekerja sama dengan jajaran Polda Jateng untuk mempercepat penangkapan pelaku. (jpg)
Editor : Slamet Harmoko