NANGA BULIK,radarsampit.jawapos.com- Kasus pemotongan Jembatan Ribau, penghubung Desa Kina-Jemuat, Kecamatan Batang Kawa, Kabupaten Lamandau belum juga terungkap. Sabotase terhadap akses warga yang berdekatan dengan SMP Satap 3 Kina itu diketahui Selasa Tanggal 1 Juli 2025 lalu.
Baru-baru tadi, warga setempat kembali menemukan upaya perusakan jembatan Mahurang, sekitar 1 kilometer dari Jembatan Ribau, dekat perbatasan Desa Kina-Jemuat, masih di wilayah Kecamatan Batang Kawa.
Temuan warga berupa bekas sayatan gergaji mesin pada kayu gelondongan yang menjadi pondasi lantai jembatan.Diduga pelaku pengrusakan jembatan ini adalah orang yang sama dengan yang merusak jembatan Ribau.
Jembatan ini baru dibangun oleh Kodim1017 Lamandau melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa,(TMMD) tahun lalu.
"Kita tidak tahu apa motif pelaku. Tentu akan kita laporkan kembali, Tapi masih mau koordinasi dengan pihak Kodim. Sebab jembatan tersebut dibuat dari program TMMD, " ungkap Kades Jemuat, Kandar.
Diungkapkannya, dugaan perusakan jembatan Mahurang ini awalnya diketahui warga pada 25 Agustus tadi.
“Kami harap aparat penegak hukum bisa segera menemukan pelaku yang tidak bertanggung jawab ini. Karena tidak hanya satu, tapi ada dua jembatan yang dirusak. Berarti ada niat untuk mencelakai masyarakat dan membuat desa kami terisolasi kembali,” ujar Kandar.
Ia menambahkan, kendati tidak sampai terputus, namun Jembatan Mahurang kini rawan patah jika dilewati kendaraan berat. Beruntung, sayatan pada kayu jembatan tersebut segera diketahui, sehingga kini warga lebih berhati-hati saat akan melintasinya. (mex/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama