Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Warganet Marah! Serbu Akun Instagram Brimob Usai Kendaraan Rantis Tabrak dan Lindas Ojol

Slamet Harmoko • Jumat, 29 Agustus 2025 | 01:15 WIB
Mobil lapis baja milik Brimob diamuk massa usai menabrak seorang driver ojek online (ojol) hingga meninggal dunia di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. (Istimewa)
Mobil lapis baja milik Brimob diamuk massa usai menabrak seorang driver ojek online (ojol) hingga meninggal dunia di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. (Istimewa)

Radarsampit.jawapos.com - Peristiwa mobil Brimob yang menabrak seorang pengemudi ojek online (ojol) hingga meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025), memicu gelombang kemarahan warganet.

Akun resmi Instagram Korps Brimob Polri, @humaskorpsbrimob, turut diserbu komentar pedas dari publik.

Banyak netizen meluapkan amarah atas tindakan anggota Brimob yang dinilai kejam dan tidak manusiawi.

Pada unggahan terbaru akun tersebut yang berisi ucapan selamat kepada Institut Karate Do-Nasional, kolom komentar dipenuhi puluhan ribu kecaman. Hingga berita ini diturunkan, jumlah komentar terus bertambah.

Baca Juga: Ngeri! Ojol Tewas Ditabrak dan Terlindas Kendaraan Rantis Brimob

Salah satu warganet bahkan secara terang-terangan menuding aparat sebagai pembunuh dengan menuliskan tagar #aparatpembunuh.

Tidak hanya itu, ada pula komentar yang menuntut pertanggungjawaban dari Brimob karena dianggap lalai dan dengan tega melindas seorang ojol yang berada di lokasi demonstrasi.

“Hebat ya melindas orang. Keren kalian. Tolong pertanggungjawabannya,” tulis salah satu netizen.

Kemurkaan juga terlihat dari warganet lain yang menyamakan aksi aparat dengan tindakan militer Israel.

“Udah cocok jadi militer di Israel, Pak. Nggak ada bedanya sama zionis. Nggak takut masuk neraka ya, Pak? Cuma takut jadi miskin?” tulisnya dengan nada geram.

Baca Juga: Pengungkapan Jaringan Sabu Kakap di Gumas Dilaporkan Bupati, Ada Oknum PNS yang Pesan, Masih Banyak Bandar Besarnya

Gelombang kritik semakin deras dengan sindiran terkait anggaran negara. Sejumlah netizen menyinggung bahwa kendaraan taktis seperti barakuda dibeli menggunakan uang rakyat, namun justru dipakai untuk menindas masyarakat.

“Beli senjata dan sejenisnya bukan buat perang, malah bunuh rakyat. Padahal jelas-jelas dibeli pakai uang rakyat,” tegas seorang warganet dalam komentarnya.

Sebelumnya, seorang driver ojek online (ojol) meninggal dunia usai ditabrak mobil lapis baja milik Brimob di Kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.

Detik-detik insiden tabrakan itu terekam dalam sebuah video yang diunggah akun @bemptma.zona3. Video itu pun viral di media sosial dan beredar di grup-grup WhatsApp.

"Info terkini untuk korban ojol yang terlindas telah menghembuskan nafas terakhirnya, kami segenap keluarga BEM PTMA ZONA III turut berduka cita sedalam dalamnya," tulis pemilik akun dalam captionnya.

Dalam video itu terlihat mulanya mobil lapis baja polisi melintas dari arah Pejompongan menuju arah Polsek Tanah Abang menggunakan jalur kanan atau melawan arah.

Namun, tepat di depan Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA), mobil tersebut menabrak sopir Ojol yang tengah berada di tengah jalan.

Dari video itu terlihat sopir ojol seperti sedang tersungkur dan hendak berdiri. Namun nahas sebelum ia berdiri, mobil lapis baja milik Polri menabraknya dari belakang. (jpg)

Editor : Slamet Harmoko
#ojol #brimob #Lindas Ojol #instagram #rantis #warganet