Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Mondar Mandir Sambil Menggenggam Gunting, Wanita Ini Membuat Ketegangan di Puskesmas

Dodi Abdul Qadir • Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:30 WIB
Tim Rescue Damkar Palangka Raya bersama tim gabungan saat evakuasi seorang wanita diduga ODGJ  di lingkungan Puskesmas Pahandut, (27/8).
Tim Rescue Damkar Palangka Raya bersama tim gabungan saat evakuasi seorang wanita diduga ODGJ di lingkungan Puskesmas Pahandut, (27/8).

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com- Situasi pelayanan di Puskesmas Pahandut, Jalan Darmo Sugondo Palangka Raya jadi menegangkan dengan kehadiran seorang wanita yang nampak depresi, atau orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Awalnya wanita itu mondar-mandir di lorong pelayanan sambil menggenggam gunting, hingga menimbulkan keresahan pengunjung dan tenaga medis.Beruntung, tidak ada warga yang diserang.

Tak lama tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya bersama tim gabungan menghampiri dan bisa mengamankan wanita tanpa identitas itu.

Koordinator Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya Sucipto mengatakan, pihaknya bersama personel Dinas Perhubungan setempat bergerak cepat ,setelah menerima laporan terkait kejadian tersebut.

“Terduga ODGJ berhasil diamankan tanpa perlawanan, meski sempat membawa gunting yang dikategorikan sebagai senjata tajam. Demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kami terpaksa memborgol yang bersangkutan,” ujarnya,Rabu (27/8).

Kemudian lanjut Sucipto, wanita itu langsung dibawa ke Yayasan Rumah Pemulihan ODGJ Borneo yang berada di Jalan Sinar Kahayan, masuk melalui Jalan Robeca Tarung, kawasan lingkar luar Jalan Mahir Mahar, tepatnya di seberang Pabrik Aspal Ciang.

Saat dievakuasi, wanita itu mengaku dirinya tidak mengalami gangguan jiwa. Namun, demi keamanan dan kenyamanan pelayanan kesehatan serta warga, evakuasi tetap dilakukan.

“Keselamatan warga dan kelancaran layanan publik jadi prioritas kami. Kami pastikan proses evakuasi berjalan humanis dan sesuai prosedur,” tegas Sucipto.

Dirinya pun menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan kekerasan atau tindakan diskriminatif terhadap ODGJ, dan sebaiknya segera melapor ke instansi terkait jika menemukan kasus serupa di lingkungan masing-masing.

“Penanganan ODGJ bukan hanya soal ketertiban, tetapi juga kemanusiaan. Dukungan keluarga, masyarakat, dan pemerintah sangat penting untuk proses pemulihan mereka,”pungkas Sucipto. (daq/gus)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#PALANGKA RAYA #tim rescue damkar palangka raya #pahandut #menggenggam #ODGJ #mondar mandir #puskesmas