Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Penuh Haru! Ribuan Warga Kobar Antarkan Pangeran Muasjidinsyah ke Peristirahatan Terakhirnya

Syamsudin Danuri • Selasa, 19 Agustus 2025 | 12:14 WIB
Ribuan warga memadati prosesi pemakaman Pangeran Muasjidinsyah di komplek makam Kesultanan, Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (19/08/2025) (Syamsudin/Radar Sampit)
Ribuan warga memadati prosesi pemakaman Pangeran Muasjidinsyah di komplek makam Kesultanan, Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (19/08/2025) (Syamsudin/Radar Sampit)

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Ribuan warga Kotawaringin Barat memadati prosesi pemakaman Pangeran Muasjidinsyah di komplek makam Kesultanan, Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (19/08/2025).

Sejak pagi, jalanan sudah tampak sesak oleh masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir.

Mereka berbaur mulai dari pejabat daerah, ASN, tokoh masyarakat, hingga pegawai swasta yang rela berdesakan demi menyaksikan prosesi pemakaman secara langsung.

Rangkaian prosesi diawali dari Istana Kuning, tempat jenazah disemayamkan, kemudian dibawa menuju komplek pemakaman.

Sepanjang perjalanan, kalimat tauhid berkumandang mengiringi kepergian sang pangeran. Suasana haru menyelimuti iring-iringan tersebut.

Kehormatan juga diberikan dari jajaran aparat keamanan. Terlihat para anggota Lanud Iskandar, Kodim 1014/Pbn, serta Polres Kotawaringin Barat turut mengangkat jenazah Pangeran Muasjidinsyah.

Jenazah kemudian dimakamkan di area Gubah Kecil, salah satu lokasi pemakaman khusus keluarga besar Kesultanan Kutaringin.

Yang tak kalah menyita perhatian, hadirnya saudara kembar almarhum, Pangeran Arsyadinsyah yang ikut mengantar kepergian saudaranya untuk selamanya.

Momen ini menambah suasana haru prosesi pemakaman. Doa-doa terus dipanjatkan oleh keluarga, kerabat, serta ribuan pelayat yang hadir.

Banyak kesaksian kebaikan mengiringi kepergian almarhum.

Sejumlah warga menuturkan bahwa semasa hidupnya, Pangeran Muasjidinsyah dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan bijak.

“Ama Pangeran telah banyak meninggalkan kenangan. Beliau selalu menerima tamu yang datang untuk soan dan memberikan petuah,” ungkap salah seorang pelayat yang hadir. (sam)

Editor : Slamet Harmoko
#bendera setengah tiang #pemakaman pangeran muasjidinsyah #Pangeran Muasjidinsyah wafat