KUALA PEMBUANG,radarsampit.jawapos.com-Para nelayan yang biasa beraktivitas di kawasan perairan Kabupaten Seruyan, di sekitar Laut Jawa diingatkan agar waspada dengan cuaca ekstrem. Peringatan itu disampaikan pihak Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Seruyan, Jumat (15/8).
Diperkirakan kondisi berbahaya itu berpotensi terjadi hingga pertengahan bulan September mendatang.
Kasat Polairud Polres Seruyan AKP Sriyono mengungkapkan, tinggi gelombang di wilayah perairan setempat saat ini berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter. Kondisi tersebut, ditambah hujan deras yang kerap turun secara tiba-tiba akibat peralihan musim pancaroba. Sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, untuk menghindari aktivitas yang berisiko di laut saat cuaca tidak bersahabat. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Selain resiko di laut, dirinya juga mengingatkan potensi bencana banjir di wilayah daratan akibat curah hujan tinggi. Menurutnya, kolaborasi semua pihak sangat diperlukan untuk mengantisipasi dampak buruk yang mungkin ditimbulkan dalam kondisi tersebut.
“Mari bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Aparat dari Pemda, TNI, dan Polri siap bersinergi dalam penanganan jika terjadi bencana,” tegas Sriyono.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca sebelum melaut, serta memastikan kapal dalam kondisi layak pakai dan dilengkapi perlengkapan keselamatan.
“Dengan kewaspadaan dan kerja sama yang baik, diharapkan resiko kecelakaan dan kerugian dapat diminimalkan selama periode cuaca ekstrem ini,” pungkas Sriyono. (rdw/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama