Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pasar Indra Sari Pangkalan Bun Kumuh dan Becek

Koko Sulistyo • Jumat, 15 Agustus 2025 | 22:03 WIB
KUMUH : Kondisi jalan di dalam pasar Indra Sari, Pangkalan Bun, Kelurahan Baru, Kecamatan Arsel Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang becek, Jumat (15/8/2025) IST/RADAR SAMPIT
KUMUH : Kondisi jalan di dalam pasar Indra Sari, Pangkalan Bun, Kelurahan Baru, Kecamatan Arsel Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang becek, Jumat (15/8/2025) IST/RADAR SAMPIT

PANGKALAN BUN, Radarsampit.jawapos.com - Kondisi pasar Induk Indra Sari, Pangkalan Bun, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terlihat semakin kumuh dan tidak teratur.

Kondisi tersebut diperparah dengan penempatan lapak pedagang yang sembarangan sehingga membuat akses masuk ke lokasi pasar semakin sempit. Di dalam pasar pengunjung juga dihadapkan pada beceknya akses jalan.

Salah seorang pengunjung pasar, Nurbaiti mengaku kondisi jalan yang becek dan macet di jalan masuk samping pasar menuju parkiran merupakan pemandangan sehari-hari yang dihadapi oleh pengunjung pasar.

"Penempatan lapak yang tidak tepat, membuat akses jalan menjadi sempit, padahal pasar Indra Sari merupakan pasar yang aktivitasnya 24 jam tanpa henti," ujarnya.

Menurutnya, jika pedagang diatur lapaknya tidak boleh berada di luar pasar, tentu kondisinya akan lebih baik, dan arus kendaraan masuk dan keluar akan semakin lancar.

Selain itu, diharapkan pemerintah daerah menyisihkan sedikit anggaran untuk perbaikan drainase dan fasilitas jalan yang senantiasa tergenang air, dan membuat pasar terlihat tidak nyaman.

"Kalau hujan air tidak lekas keluar, jadinya tergenang, jalan menjadi becek, pengunjung harus berjalan di tepi  menghindari air, sedikit anggaran dikucurkan tentu akan merubah wajah pasar kebanggaan kita itu," ujarnya.

Pengunjung lainnya Wati mengungkapkan, kemacetan di pintu masuk samping pasar diakibatkan oleh keberadaan lapak-lapak di tepi jalan membuat jalan menjadi sempit. Apalagi kendaraan pengangkut barang-barang keluar masuk setiap harinya.

"Hanya dibutuhkan ketegasan untuk mengatur pedagang, tapi sepertinya sangat sulit, karena di dalam sepi, sehingga pedagang memilih berjulana di luar area pasar," pungkasnya. (tyo/fm)

 

 

Editor : Farid Mahliyannor
#Becek #tidak terawat #kabar pasar #Pangkalan Bun #kumuh