Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BMKG Ungkap Biang Kerok Banjir di Musim Kemarau di Sampit

Usay Nor Rahmad • Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:30 WIB
Banjir merendam salah satu sekolah di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (12/8/2025)
Banjir merendam salah satu sekolah di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (12/8/2025)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Meski masih berada di musim kemarau, sejumlah wilayah di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terendam banjir, Selasa (12/8/2025).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi H Asan Kotim membeberkan dua faktor utama pemicunya.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Kotim Rizaldo Raditya Pratama, mengatakan banjir dipicu kombinasi curah hujan tinggi akibat operasi modifikasi cuaca (OMC) dan kenaikan rata-rata tinggi air laut pada siang hari.

“Volume air yang mengalir menjadi terhambat karena air laut lebih tinggi dari normal. Namun, hal ini masih memerlukan kajian lebih lanjut,” ujarnya.

Hujan deras sejak pukul 10.00 WIB itu turut dipengaruhi OMC yang dilakukan BPPK Kalteng dan Tim OMC di Palangka Raya. Program ini bertujuan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.

“Beberapa hari ke depan curah hujan diperkirakan menurun karena praktik OMC terakhir dilaksanakan hari ini di wilayah Kotim bagian selatan,” jelas Rizaldo.

Akibat guyuran hujan, genangan merendam sejumlah ruas jalan utama di Sampit, seperti Jalan Juanda, DI Panjaitan, Pelita, Suprapto Selatan, Tjilik Riwut, RA Kartini, Muara Teweh, Walter Condrat, dan Cristopel Mihing.

Banjir juga masuk ke rumah warga dan sekolah, melumpuhkan aktivitas. Sejumlah kendaraan dilaporkan mogok setelah memaksa melintas di genangan. (*)

Editor : Slamet Harmoko
#BMKG #penyebab banjir #banjir sampit