PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Warga Jalan Sukma Aria Ningrat, Pangkalan Bun, geger dengan ditemukannya seorang pria dalam kondisi berdarah-darah dalam tong sampah, Minggu (10/8) sekitar pukul 04.36 WIB.
Pemuda tersebut ditemukan warga yang berniat salat subuh di masjid.
Saat ditemukan, pria itu tak sadarkan diri. Sebagian wajahnya dipenuhi darah. Awalnya tidak ada yang mengenali korban.
Belakangan, korban diketahui merupakan warga RT 05, Kelurahan Raja yang bekerja disalah satu hotel di Pangkalan Bun.
Warga kemudian menghubungi Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kobar untuk melakukan pertolongan pertama terhadap korban.
Mengingat kondisi luka korban terbilang parah, petugas kesehatan PMI membawa korban menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
Selain korban, warga juga mendapati kendaraan korban tak jauh dari tong sampah tersebut. Kondisinya tanpa kerusakan.
”Warga belum tahu apa yang menjadi penyebabnya berdarah-darah. Apakah kecelakaan atau penganiayaan, yang pasti melihat kondisinya warga langsung menghubungi PMI untuk membawa korban ke rumah sakit terdekat," kata Adi, warga Pangkalan Bun.
Diduga Korban Penganiayaan, Polisi Buru Pelaku
Informasi yang ia terima, orang tua korban sudah melaporkan kejadian itu ke Polres Kobar.
”Informasi saya terima mau dioperasi, karena luka di wajahnya parah. Terutama di bagian rahang," katanya.
Kasatreskrim Polres Kobar AKP Fachurrazi mengatakan, pemuda tersebut merupakan korban penganiayaan dan dalam kondisi sama-sama mabuk.
”Kami sedang melakukan pengejaran terhadap para tersangka," ujarnya. (tyo/ign)
Editor : Slamet Harmoko