Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Didi Dimutilasi Bininya Gara-Gara Cemburu

Farid Mahliyannor • Kamis, 7 Agustus 2025 | 20:52 WIB
REKONSTRUKSI: Penyidik Polres Banjar bersama sejumlah saksi dan tersangka memperagakan reka ulang adegan pembunuhan sadis di halaman Mapolres Banjar, Kamis (7/8/2025) siang. (FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJA
REKONSTRUKSI: Penyidik Polres Banjar bersama sejumlah saksi dan tersangka memperagakan reka ulang adegan pembunuhan sadis di halaman Mapolres Banjar, Kamis (7/8/2025) siang. (FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJA

MARTAPURA, Radarsampit.jawapos.com - Polres Banjar menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sadis yang terjadi di Desa Paramasan Atas, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar, Kamis (7/8/2025) siang.

Kasus ini menggemparkan publik karena disertai aksi mutilasi terhadap Didi Irama, korban yang tidak lain adalah suami dari pelaku sendiri.

Rekonstruksi digelar di halaman Mapolres Banjar.

Polisi menghadirkan tersangka, saksi, dan sejumlah barang bukti guna memeragakan ulang seluruh rangkaian kejadian berdarah yang terjadi pada 16 Juli 2025 lalu.

Kapolres Banjar AKBP Dr Fadli mengatakan, reka ulang ini bertujuan untuk menggambarkan secara jelas tahapan peristiwa, serta mendalami peran dari masing-masing pihak, baik korban, tersangka, maupun saksi.

“Hari ini kita laksanakan rekonstruksi kasus penganiayaan yang menyebabkan seseorang meninggal dunia, yang dilakukan secara dimutilasi.

Dengan reka ulang ini, kami ingin melihat lebih terang kronologinya agar bisa dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujar AKBP Fadli.

Dari hasil penyidikan sementara, motif pembunuhan ini kata Kapolres, dipicu oleh pertengkaran rumah tangga antara korban dan tersangka yang merupakan pasangan suami istri.

Cekcok itu dipicu rasa cemburu dari sang suami hingga terjadi pemukulan terhadap istrinya.

“Karena emosi dan gelap mata, si istri kemudian melakukan pembacokan terhadap suaminya hingga tewas,” ungkap Kapolres.

“Rekonstruksi diharapkan memperkuat alat bukti dan memperjelas peran pelaku dalam kasus yang menewaskan satu nyawa tersebut,” pungkas Kapolres. (jpg)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#pasutri #rekonstruksi #mutilasi #pembunuhan