Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Inilah Lomba-Lomba Terlarang untuk Dimainkan Saat Agustusan

Usay Nor Rahmad • Selasa, 5 Agustus 2025 | 08:30 WIB
Ilustrasi lomba Agustusan yang tidak dianjurkan. (Dibuat dengan akal imitasi).
Ilustrasi lomba Agustusan yang tidak dianjurkan. (Dibuat dengan akal imitasi).

Radarsampit.jawapos.com - Setiap bulan Agustus, masyarakat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai perlombaan meriah.

Mulai dari balap karung, panjat pinang, hingga makan kerupuk, semuanya jadi ajang hiburan penuh tawa dan kebersamaan.

Namun, tidak semua lomba layak untuk dimainkan. Ada beberapa jenis perlombaan yang terbukti membahayakan, menimbulkan cedera, bahkan menyalahi nilai-nilai edukatif yang seharusnya ditanamkan dalam momen perayaan kemerdekaan.

Berikut adalah lomba-lomba yang sebaiknya dihindari atau dilarang dimainkan saat Agustusan:

1. Lomba Makan Cabai

Seru dan penuh tantangan, tapi juga berisiko tinggi.
Makan cabai dalam jumlah banyak bisa menyebabkan gangguan lambung, iritasi, hingga pingsan. Pada anak-anak, ini bisa sangat berbahaya.

Risiko: Sakit perut, muntah, gangguan pencernaan, dehidrasi.


2. Lomba Minum Sirup atau Minuman Berkarbonasi Secara Cepat

Meskipun terlihat lucu dan menyenangkan, lomba seperti ini bisa menyebabkan tersedak atau gangguan pencernaan mendadak.

Risiko: Tersedak, kembung parah, muntah, atau bahkan kehilangan kesadaran.


3. Lomba Memecahkan Balon dengan Tubuh (Dempet-Dempetan)

Sekilas tampak tidak berbahaya, tapi ternyata bisa memicu kontroversi norma kesopanan, apalagi jika dimainkan campur antara peserta laki-laki dan perempuan.

Risiko: Ketidaknyamanan, pelanggaran etika, dan bisa menimbulkan pelecehan jika tidak diawasi.


4. Lomba Gigit Koin di Semangka atau Pepaya Berlumur Oli

Lomba ini dulunya populer, tapi kini mulai ditinggalkan karena sangat tidak higienis dan berisiko menelan zat berbahaya.

Risiko: Keracunan, infeksi mulut, kontaminasi bahan kimia.


5. Lomba Jatuhkan Lawan di Kolam Lumpur

Biasanya digelar di desa dengan sawah atau kolam buatan. Meski seru, lomba ini bisa menyebabkan luka berat, tenggelam, atau kecelakaan serius.

Risiko: Cedera kepala, infeksi kulit, terpeleset parah.

Baca Juga: Misteri 'Gen Z Stare': Saat Keaslian Bertabrakan dengan Norma Sosial

6. Lomba Kelereng di Mulut Sambil Lari

Kelereng di mulut + gerakan lari = potensi tersedak tinggi. Beberapa kasus fatal pernah terjadi akibat lomba ini.

Risiko: Tersedak kelereng, jatuh, cedera gigi.


7. Lomba Jatuhkan Lawan dari Sepeda

Pernah viral di beberapa kampung. Saling dorong di atas sepeda dengan tujuan menjatuhkan lawan. Ini bukan lomba—ini bahaya.

Risiko: Patah tulang, luka terbuka, gegar otak.

Peringatan Hari Kemerdekaan semestinya jadi ajang edukasi, kreativitas, dan persatuan. Lomba yang terlalu ekstrem, tidak higienis, atau melanggar norma, tidak layak dijadikan bagian dari tradisi.

Alih-alih mempertahankan lomba yang bisa membahayakan, lebih baik kita berinovasi dengan lomba-lomba baru yang tetap seru tapi aman dan mendidik, seperti:

- Lomba e-sport lokal
- Lomba mural kemerdekaan
- Lomba orasi perjuangan
- Lomba kreasi daur ulang
- Lomba tiktok bertema kemerdekaan

Ingat! Merdeka bukan berarti bebas melakukan apa pun. Merdeka berarti bijak memilih yang terbaik dan paling bermanfaat untuk semua. (*)

Editor : Slamet Harmoko
#terlarang #agustusan #lomba agustusan